Mesin Politik Golkar DKI Tancap Gas Menangkan Duet RK-Suswono

- Editor

Senin, 9 September 2024 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya-Adanya kabar penolakan terhadap cagub Ridwan Kamil (RK) dalam beberapa acara mendapat respon politisi partai Golkar DPRD DKI Jakarta Yudistira Hermawan. 

Menurut politisi dapil Jakarta Timur ini reaksi masyarakat terhadap Ridwan Kamil itu bukanlah penolakan melainkan miskomunikasi. 

“Ini bukan penolakan tapi miskomunikasi. Dimana ada relawan-relawan dibawah ingin bertemu dengan pak RK-Suswono, kurang komunikasinya. Tapi kalo komunikasi baik bisa berjalan dengan baik,” ujarnya saat berbincang dengan wartawan, Senin (9/9/2024). 

Menurut Yudistira yang juga ketua harian DPD Partai Golkar DKI Jakarta ini kondisi tersebut akan menjadi masukan bagi partai-partai pengusung RK-Suswono. 

“Kita akan jelaskan kepada masyarakat dan Insyallah akan berjalan baik,” ujarnya lagi. 

Baca Juga:  Catat, Tema Debat Kedua Pilkada Jakarta Bahas Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial

Terkait pemenangan duet RK-Suswono, Yudhistira mengungkapkan mesin politik partai Golkar DKI akan all out. 

“Dari 10 anggota DPRD DKI Jakarta terpilih dari partai Golkar akan bergerak kencang didapilnya untuk mengenalkan pasangan RK-Suswono kepada masyarakat. Belum lagi, sayap partai dan ormas partai akan bergerak kencang di masyarakat dalam memenangkan RK-Suswono,” bebernya. 

Yudistira yang diplot sebagai ketua Fraksi Golkar DPRD DKI ini optimis duet RK-Suswono akan mampu merebut hati masyarakat Jakarta. 

“Insya Allah mesin partai pendukung akan bergerak secara bersama-sama dalam memenangkan duet RK-Suswono,” pungkasnya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Inisiator GNK Sebut Kapolda Jateng Paling Bertanggung Jawab, Seharusnya Dicopot Duluan
Kelurahan Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta Rupiah, Bukti Keseriusan PAM JAYA Apresiasi Kontribusi Warga Jakarta
Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar
Tanggapi Polemik Ijazah Gibran, Prof Uceng: Mahasiswa Hukum Jadi Tak Ada Gunanya Belajar
Selamat Datang di Dinasti Baru Pemerintahan Kota Bekasi
Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah
MA Putuskan: Suket Penyetaraan SMA Gibran Tidak Sah. Catatan Hukum & Langkah ke Depan
MA Batalkan Suket Pendidikan Gibran, Denny Indrayana Syarat Wapres Tak Terpenuhi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 07:37 WIB

Inisiator GNK Sebut Kapolda Jateng Paling Bertanggung Jawab, Seharusnya Dicopot Duluan

Selasa, 3 November 2026 - 04:46 WIB

Kelurahan Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta Rupiah, Bukti Keseriusan PAM JAYA Apresiasi Kontribusi Warga Jakarta

Senin, 2 November 2026 - 17:15 WIB

Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar

Senin, 2 November 2026 - 09:28 WIB

Tanggapi Polemik Ijazah Gibran, Prof Uceng: Mahasiswa Hukum Jadi Tak Ada Gunanya Belajar

Senin, 2 November 2026 - 07:01 WIB

Selamat Datang di Dinasti Baru Pemerintahan Kota Bekasi

Berita Terbaru