Mangkir dari Panggilan DPR, Pansus Haji Bakal Gandeng Polisi Jemput Paksa Yaqut Cholil Qoumas

- Editor

Jumat, 20 September 2024 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.

JAKARTA, Mediakarya – Pembahasan pansus haji soal dugaan penyalahgunaan kewenangan Kementerian Agama dalam penyelenggaraan ibadah haji 2024 kian memanas, pasalnya, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mangkir untuk yang kedua kali.

Karenannya, pansus haji bakal menggandeng polisi untuk melakukan pemanggilan atau dijemput secara paksa. Karenanya, salah satu anggota Pansus Haji DPR Marwan Jaffar mengatakan bahwa pihaknya bakal bertindak tegas dalam hal ini.

Namun di tengah memanasnya soal pansus haji, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan refleksi tentang sejarah dan pelayanan haji usai menjadi sorotan Pansus Haji.

Yaqut menjelaskan KH Wahid Hasyim sebagai tokoh NU juga pernah disoroti soal pelayanan haji saat menjadi Menag.

Dia mengutip teori filsuf Italia abad ke-18, Giambattista Vico. Yaqut menyebut dalam bukunya Scienza Nuovo, Vico menyampaikan teori tentang siklus sejarah, yang menggambarkan kebangkitan dan kejatuhan peradaban sebagai pola yang terus berulang.

Baca Juga:  Dinyatakan Tidak Melakukan Pelanggaran, Bawaslu Pamekasan Hentikan Kasus Gus Miftah Money Politics

“Dalam bukunya Scienza Nuova menyampaikan teori tentang siklus sejarah atau corsi e ricorsi,” tulis Yaqut dalam Instagram resminya, Kamis (19/9/2024).

Yaqut membandingkan situasi saat ini dengan pengalaman Kiai Wahid Hasyim. “Kiai Haji Wahid Hasyim pernah diinterpelasi oleh DPR karena kebijakan haji yang beliau ambil memunculkan berbagai tuduhan, mulai dari korupsi, wabah, hingga keputusan yang dianggap tanpa dasar fiqh,” ujar Yaqut.

Menag Yaqut mengakui dirinya bukanlah sosok sebesar Wahid Hasyim, tetapi ia tetap berusaha mengikuti cara berpikirnya dalam merumuskan kebijakan terkait pelayanan jamaah haji.

“Saya bukan Kiai Haji Wahid Hasyim. Bahkan sangat jauh jika diperbandingkan kapasitasnya. Namun, saya hanya mengikuti cara berpikir beliau bahwa masalihal ‘ibadah harus menjadi landasan dalam ijtihad pelayanan jamaah haji,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kemenhan Dapat Tambahan Anggaran APBN 2027 Jadi 189 Triliun
Menhub Hadir Bersama Mitra Gojek, Lepas 70 Driver Legend Menuju Baitullah
Aktivis Tolak Wacana Rusun di Atas Sungai, Sebut Gagasan Menteri PKP Konyol
Hampir Satu Dekade Tak Kunjung Diterapkan, Kebijakan Cukai MBDK Resmi Digugat ke PTUN
Nama Ranny Fahd Muncul Jelang Musda Golkar Kota Bekasi
Lusia Carmenita Rosalia Lamba Sabet Mahkota Putri Pariwisata Indonesia 2026
Ormas NU Magnet Elit Politik dan Penguasa
Aksi 27 Agustus Diduga Skenario Pengalihan Isu Politik

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 02:26 WIB

Kemenhan Dapat Tambahan Anggaran APBN 2027 Jadi 189 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Menhub Hadir Bersama Mitra Gojek, Lepas 70 Driver Legend Menuju Baitullah

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Aktivis Tolak Wacana Rusun di Atas Sungai, Sebut Gagasan Menteri PKP Konyol

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Hampir Satu Dekade Tak Kunjung Diterapkan, Kebijakan Cukai MBDK Resmi Digugat ke PTUN

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Nama Ranny Fahd Muncul Jelang Musda Golkar Kota Bekasi

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto

Nasional

Kejar Target Penghematan 100 Triliun Prabowo Tutup 700 BUMN

Selasa, 1 Sep 2026 - 02:38 WIB

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin

Nasional

Kemenhan Dapat Tambahan Anggaran APBN 2027 Jadi 189 Triliun

Selasa, 1 Sep 2026 - 02:26 WIB

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Hukum

Mabes Polri Mutasi Perwira Polda Metro Jaya

Senin, 31 Agu 2026 - 22:28 WIB

Presiden Prabowo Menerima KTA Warga NU Pada Penutupan Harlah NU Ke 35

Nasional

Penutupan Muktamar Prabowo Sah Jadi Warga NU Seumur Hidup

Senin, 31 Agu 2026 - 22:12 WIB