Mendagri Apresiasi Kalsel Kendalikan Inflasi di Bawah Angka Nasional

- Editor

Senin, 8 Januari 2024 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARMASIN, Mediakarya – Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) Tito Karnavian mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang dapat mengendalikan inflasi di bawah angka inflasi nasional.

“Apresiasi ini disampaikan langsung Mendagri saat kita mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah tahun 2024 secara Hybrid,” ujar Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemprov Kalsel Sulkan di Banjarbaru, Senin.

Menurut dia, Mendagri yang langsung memimpin rapat di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, hari ini memberikan apresiasi kepada Kalsel dan sembilan provinsi lainnya dengan angka inflasi di bawah nasional.

Adapun jajaran provinsi yang diberi apresiasi selain Kalsel, ungkap Sulkan, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Papua dan Aceh.

“Untuk provinsi kita mendapatkan apresiasi karena angka inflasi saat ini 2,43 persen, ini di bawah angka inflasi nasional,” ujarnya.

Sulkan tentunya menyampaikan, bahwa upaya menurunkan atau mengendalikan angka inflasi ini tidak lepas dari motivasi Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.

Baca Juga:  Mendagri Apresiasi Kerja Satgas Madago Raya

Di mana upaya Pemprov Kalsel ini juga ikut memberikan pengaruh besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional, yakni, 4,94, di mana angka ini tergolong baik, peringkat 49 dari 185 negara dunia.

Sedangkan pertumbuhan ekonomi Kalsel 4,57 sedikit di bawah nasional termasuk sedang artinya tidak pada 10 provinsi yang rendah meskipun belum termasuk yang tinggi.

“Untuk Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kalsel naik 1,45 persen dipengaruhi peningkatan harga daging ayam ras dan bawang merah, dan Peningkatan IPH yang tinggi ada di Kabupaten Hulu Sungai Utara (3,67) dan Kabupaten Tanah Laut (2,84),” paparnya, dilansir dari antara.

Sulkan menjelaskan keberhasilan ini merupakan buah dari komitmen gubernur yang sangat tinggi dalam memotivasi kinerja tim pengendali inflasi daerah (TPID) Kalsel sehingga berhasil mengendalikan inflasi dan stabilitas harga pangan strategis di provinsi Kalsel.

“Kita berharap kinerja kolaborasi TPID Kalsel agar ditingkatkan lagi sehingga mampu menekan inflasi sekecil mungkin sekaligus mampu mendorong perekonomian Kalsel bertumbuh signifikan, bahkan diharapkan mampu melampaui nasional,” demikian kata Sulkan. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
Jangkau Milenial dan Gen Z, Film Ageman Jadi Media Edukasi Toleransi di UIN Raden Intan
Kecam Korupsi Dana Bencana BNPB, Ketua LPKAN: Jangan Rampok Uang Keselamatan Rakyat
Proses Terus Berjalan, Puspaga Dampingi Korban Dugaan Kekerasan Seksual
Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu
Disnaker Kota Bekasi Bantah Ada Staffnya Terlibat Loker Bodong
Rapor Merah Kabinet Prabowo, Bahlil dan Pigai Terjerembab di Dasar Survei CELIOS

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Jangkau Milenial dan Gen Z, Film Ageman Jadi Media Edukasi Toleransi di UIN Raden Intan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Kecam Korupsi Dana Bencana BNPB, Ketua LPKAN: Jangan Rampok Uang Keselamatan Rakyat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Proses Terus Berjalan, Puspaga Dampingi Korban Dugaan Kekerasan Seksual

Berita Terbaru