Menkes Budi Klaim Pengguna Aplikasi PeduliLindungi Tembus Lebih dari 50 Juta dalam Sehari

- Penulis

Selasa, 21 September 2021 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Aplikasi PeduliLindungi kini telah menjadi alat utama yang wajib digunakan masyarakat jika ingin beraktifitas di luar rumah. Aplikasi ini bermanfaat untuk melacak dan memberikan informasi yang akurat mengenai zona berbahaya Covid-19 yang ada di sekitar masyarakat. 

Dalam sesi jumpa pers secara virtual di channel YouTube Sekretariat Presiden, Senin (20/9/2021), Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai pilar pendukung protokol kesehatan semakin masif dilakukan. Terbukti pada minggu lalu, tercatat aplikasi PeduliLindungi sudah menyentuh angka 8 juta QR Code. 

“Artinya aplikasi ini telah digunakan oleh seluruh orang Indonesia yang mengunjungi tempat-tempat publik lebih dari 8 juta kali dalam satu hari. Selain itu websitenya juga telah dikunjungi lebih dari 40 juta dalam sehari. Jadi kalau misalnya kita Check-in, maka itu sistem Check-in airport akan langsung mencari datanya dari websitenya PeduliLindungi,” kata Menkes Budi. 

Baca Juga:  Menkes Sebut Obat Molnupiravir Siap Dipakai Awal Januari 2022

Untuk saat ini, pengguna aplikasi PeduliLindungi sudah semakin banyak dan diakses lebih dari 50 juta kali per hari baik melalui aplikasi maupun website. Meski demikian, Menkes Budi menjelaskan pemerintah akan terus melakukan banyak perbaikan dan update terhadap beberapa sektor dan fitur dari aplikasi PeduliLindungi. 

“Kami mengakui bahwa masih banyak perbaikan dari segi security, performance, dan fungsi yang harus diperbaiki dari PeduliLindungi. Tapi dari segi aplikasi kesehatan nasional yang diluncurkan kurang dari 2 bulan, aplikasi PeduliLindungi memang sudah terbukti bisa membangun infrastruktur penerapan protokol kesehatan berbasis information technology,” katanya. 

Selain itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga berharap bahwa aplikasi PeduliLindungi kedepannya dapat dikoneksikan dengan aplikasi-aplikasi lain di luar negeri yang setara agar memudahkan implementasi protokol kesehatan untuk lintas negara.(HDS)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kemendikdasmen Perkuat Pelatihan PMKKA Berbasis Mata Pelajaran, Tingkatkan Kompetensi Guru di Era AI
Bertemu Wamen PU, Penerima Beasiswa Garuda LPDP dengan 30 LoA Dunia Siapkan Ilmu untuk Pembangunan Indonesia
Warta Kota Awards 2026 Jadikan Inovasi Daerah Sebagai Laboratorium Nasional
Aero Astra Akademia Cetak SDM Perhotelan Bersertifikat, Lulusan Langsung Diserap Hotel Berbintang
KKP Gandeng WRI Indonesia Hadirkan Ocean Calculator, Dukung Pengelolaan Laut Berkelanjutan
PLN EMI Dorong Generasi Muda Pahami Dekarbonisasi Lewat Sustainability Campus Talk di IT PLN
Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara
Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:33 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Pelatihan PMKKA Berbasis Mata Pelajaran, Tingkatkan Kompetensi Guru di Era AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:50 WIB

Bertemu Wamen PU, Penerima Beasiswa Garuda LPDP dengan 30 LoA Dunia Siapkan Ilmu untuk Pembangunan Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:37 WIB

Warta Kota Awards 2026 Jadikan Inovasi Daerah Sebagai Laboratorium Nasional

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:35 WIB

Aero Astra Akademia Cetak SDM Perhotelan Bersertifikat, Lulusan Langsung Diserap Hotel Berbintang

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:24 WIB

KKP Gandeng WRI Indonesia Hadirkan Ocean Calculator, Dukung Pengelolaan Laut Berkelanjutan

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Pakar Ingatkan Dampak Kerusakan Hukum Terhadap Ekonomi

Sabtu, 11 Jul 2026 - 20:52 WIB