Miliki Kekayaan Fantastis, Bupati Probolinggo dan Suaminya Terjaring OTT KPK

- Editor

Senin, 30 Agustus 2021 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari

Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari

JAKARTA, Mediakarya – Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dikabarkan ikut terjaring operasi tangkap tangan  (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain Bupati Puput, KPK juga ikut menangkap Hasan Aminuddin, suami orang nomor satu di Probolinggo itu yang saat ini juga menjadi anggota DPR dari Fraksi Nasdem.

Terkait dengan adanya kegiatan OTT di Probolinggo, Juru Bicara KPOK Ali Fikri yang dikonfirmasi membenarkan adanya kabar penangkapan tersebut.

“Informasi yang kami terima, tim KPK melakukan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang diduga sebagai pelaku tindak pidana korupsi di wilayah Jawa Timur,” ujar pelaksana tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, melalui keterangan pers, Senin (30/8/2021).

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengakui bahwa lembaganya telah melakukan OT V di Probolinggo. Namun demikian pihaknya tidak merinci siapa-siapa saja yang ikut terjaring dalam OTT tersebut. “Saya sampaikan bahwa benar KPK telah melakukan giat penangkapan,” kata Nurul.

Sebelumnya, melansir laman tempo.co, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, diketahui Puput memiliki harta kekayaan sebesar Rp 10.019.266.906. Puput terakhir kali melaporkan harga kekayaannya tersebut pada Februari 2021.

Dari total kekayaan tersebut, sebesar Rp 2.163.000.000 merupakan harta kekayaan atas tanah dan bangunan, Rp 100 juta kekayaan alat transportasi dan mesin, Rp 797.165.100 harta bergerak lainnya, Rp 4,5 miliar surat berharga, dan Rp 2.459.101.806 harta kas dan setara kas.

Baca Juga:  Projo Sebut Prabowo-Ganjar Ideal Diduetkan pada Pilpres 2024

Pada harta alat transportasi dan mesin, Puput memiliki satu mobil Nissan Juke tahun 2011 seharga Rp 100 juta. Nissan Juke merupakan mobil model crossover yang pertama kali hadir di Indonesia pada Juni 2011.

Mobil ini dibekali mesin HR15DE berkubikasi 1,5 liter yang menghasilkan tenaga 114 hp di 6.000 rpm dan torsi 148 Nm di 4.400 rpm. Mesin Nissan Juke ini sama dengan yang digunakan pada Nissan Grand Livina dan Nissan Evalia.

Nissan Juke memiliki kelebihan tenaganya yang responsif di putaran bawah dan konsumsi bahan bakarnya yang irit. Selain itu, mobil ini juga dibekali fitur yang lengkap dan interior yang futuristik.

Namun sebagian pecinta otomotif di Tanah Air kurang menyukai Nissan Juke ini karena tampilannya yang terbilang unik menyerupai kodok. Kemudian mobil ini juga tenaganya kurang responsif saat di putaran atas dan kabin tengahnya yang sempit.

Nissan Juke dipasarkan di Indonesia dalam lima varian, yakni 1.5 CVT Black Interior, 1.5 CVT Red Interior, 1.5 Revolt CVT Black Interior, Revolt II, dan 1.5 Revolt CVT Red Interior. Mobil ini dijual dengan harga mulai dari Rp 303 jutaan sampai dengan Rp 332 jutaan. (dji)

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Berpeluang Jadi PNS, Status Guru PPPK dari Darah akan Ditarik ke Pusat
DPR Dukung Pelarangan Penggunaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG
Elektabilitas Golkar Disalip Gerindra dan PDIP, Inisiator GNK: Saatnya DPP Berbenah
Jelang Musda, Internal Golkar Kota Bekasi Memanas, Etos Indonesia: Jangan Beri Ruang Politisi “Bar-Bar’ Tumbuh
Beri Sinyal Dukungan Kepada Ranny Fahd, Tokoh Senior Golkar Kota Bekasi Gelar Pertemuan
Tempat Tinggalnya Rusak Imbas Pembangunan Rumah Tetangga, Kapolda Jateng Tuntut Keadilan
Lima Wartawan Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Forum Pimred Harap Pencarian Terus Dilakukan
Rayakan HUT Ke-25 Tahun di Senayan, Oki Fahreza Pastikan Demokrat Solid Dukung Pemerintahan Prabowo

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 08:19 WIB

Berpeluang Jadi PNS, Status Guru PPPK dari Darah akan Ditarik ke Pusat

Sabtu, 12 September 2026 - 04:46 WIB

DPR Dukung Pelarangan Penggunaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG

Jumat, 11 September 2026 - 11:19 WIB

Jelang Musda, Internal Golkar Kota Bekasi Memanas, Etos Indonesia: Jangan Beri Ruang Politisi “Bar-Bar’ Tumbuh

Jumat, 11 September 2026 - 10:22 WIB

Beri Sinyal Dukungan Kepada Ranny Fahd, Tokoh Senior Golkar Kota Bekasi Gelar Pertemuan

Kamis, 10 September 2026 - 22:35 WIB

Tempat Tinggalnya Rusak Imbas Pembangunan Rumah Tetangga, Kapolda Jateng Tuntut Keadilan

Berita Terbaru

Kantor Pusat Badan Gizi Nasional (BGN) Foto: dok. Aditiya/Mediakarya

Ekonomi & Bisnis

DPR Dukung Pelarangan Penggunaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 04:46 WIB