JAKARTA, Mediakarya – Penolakan Fraksi PDIP di DPRD DKI terhadap pelaksanaan Formula E, yang rencananya akan dilaksanakan pada 2022 mendatang makin gencar disuarakan pemilik 25 kursi di Kebon Sirih itu.

Setelah menolak dalam sidang paripurna hak interpelasi. Aksi penolakan Fraksi PDIP, kali ini akan dilakukan dengan mengkritisi APBD DKI 2022 yang akan dibahas pekan depan di puncak, Bogor, Jawa Barat.

Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI, Rasyidi  mengungkapkan fraksi PDIP yang berada di 5 Komisi akan memiliki tugas yang sama dalam mengawasi setiap pengajuan oleh Pemda. Termasuk anggaran pelaksanaan balap mobil listrik.

“Tahun ini kita akan lebih cermat dan mempertimbangkan secara matang seluruh pengajuan anggaran oleh Pemda. Bisa dikatakan, tahun ini jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar politisi yang terpilih dari dapil Jaktim itu kepada wartawan, Kamis (7/9).

Rasyidi mengatakan, khusus di Komisi C yang ditempatinya, politisi yang akrab disapa HRS itu pun akan mempertanyakan secara mendalam. Misalkan, program yang diajukan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dalam rapat.

Apalagi, menilik pada pelaksanaan anggaran 2021. Penyerapan anggaran di DKI masih jauh dari harapan.
“Kita tidak ingin tahun depan penyerapan anggaran rendah dan silpa semakin tinggi,” papar ketua Bamusi DKI itu.(sof)

By ATH1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *