PDIP Bakal Kritisi Pembahasan APBD DKI 2022

- Editor

Kamis, 7 Oktober 2021 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Penolakan Fraksi PDIP di DPRD DKI terhadap pelaksanaan Formula E, yang rencananya akan dilaksanakan pada 2022 mendatang makin gencar disuarakan pemilik 25 kursi di Kebon Sirih itu.

Setelah menolak dalam sidang paripurna hak interpelasi. Aksi penolakan Fraksi PDIP, kali ini akan dilakukan dengan mengkritisi APBD DKI 2022 yang akan dibahas pekan depan di puncak, Bogor, Jawa Barat.

Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI, Rasyidi  mengungkapkan fraksi PDIP yang berada di 5 Komisi akan memiliki tugas yang sama dalam mengawasi setiap pengajuan oleh Pemda. Termasuk anggaran pelaksanaan balap mobil listrik.

“Tahun ini kita akan lebih cermat dan mempertimbangkan secara matang seluruh pengajuan anggaran oleh Pemda. Bisa dikatakan, tahun ini jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar politisi yang terpilih dari dapil Jaktim itu kepada wartawan, Kamis (7/9).

Baca Juga:  Diduga Sosok Yang Paling Paham Judol, Kapolri Didesak Segera Periksa Budi Arie

Rasyidi mengatakan, khusus di Komisi C yang ditempatinya, politisi yang akrab disapa HRS itu pun akan mempertanyakan secara mendalam. Misalkan, program yang diajukan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dalam rapat.

Apalagi, menilik pada pelaksanaan anggaran 2021. Penyerapan anggaran di DKI masih jauh dari harapan.
“Kita tidak ingin tahun depan penyerapan anggaran rendah dan silpa semakin tinggi,” papar ketua Bamusi DKI itu.(sof)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya
Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat
Musda Golkar Kota Bekasi di Ambang Perpecahan, Etos Indonesia Usul Jalan Tengah
Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama
Pakar Komunikasi Politik Nilai Manuver Dedi Mulyadi: Investasi Menuju 2029, Berpotensi Picu Gejolak di Tubuh Gerindra
Negara Darurat Cognitif Reselience
GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:35 WIB

Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Musda Golkar Kota Bekasi di Ambang Perpecahan, Etos Indonesia Usul Jalan Tengah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Pakar Komunikasi Politik Nilai Manuver Dedi Mulyadi: Investasi Menuju 2029, Berpotensi Picu Gejolak di Tubuh Gerindra

Berita Terbaru

PAM JAYA raih predikat 'sangat baik',

Ekonomi & Bisnis

Raih Predikat ‘Sangat Baik’, GCG PAM JAYA Meningkat Signifikan

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:13 WIB