YPJ dan STPI Ajak Media Untuk Berperan Eliminasi TBC

- Editor

Senin, 21 Maret 2022 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan diskusi yang dihadiri oleh beberapa pakar dan kalangan media online, radio dan cetak itu berlangsung di Jakarta 17-19 Maret 2022.

Kegiatan diskusi yang dihadiri oleh beberapa pakar dan kalangan media online, radio dan cetak itu berlangsung di Jakarta 17-19 Maret 2022.

JAKARTA, Mediakarya – Indonesia merupakan salah satu negara dengan kasus penyakit tuberkulosis (TBC) tertinggi ketiga di dunia.

Berdasarkan data WHO tahun 2021 bahwa Indonesia menjadi negara dengan beban penyakit TBC dengan estimasi 824.000 kasus dan kematian sebanyak 13.110 kasus.

Data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan cakupan pengobatan TBC secara nasional mengalami penurunan dari 67% tahun 2019 menjadi 47% di tahun 2020.

Di satu sisi, minimnya informasi di mediaterkait dengan pemberitaan penyakit TBC seakan tenggelam dengan pemberitaan Pandemi Covid-19 yang mematikan.

Padahal masyarakat Indonesia sangat membutuhkan informasi yang terus berkelanjutan terkait penanganan penyakit TBC terebut.

Oleh karena itu, guna mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan TBC di Indonesia, Yayasan Pesona Jakarta (YPJ) sebagai lembaga advokasi masyarakat dalam penanganan dan pendampingan penyakit TBC bersinergi dengan Stop TB Partnership Indonesia (STPI) menggelar Forum Group Discussion (FGD) dengan tema “Diskusi Konsep dan Strategi Pemberitaan TBC”.

Kegiatan diskusi yang dihadiri oleh beberapa pakar dan kalangan media online, radio dan cetak itu berlangsung di Jakarta 17-19 Maret 2022.

“Kami ingin bersinergi dengan media dalam mengadvokasi dan memberikan informasi yang tepat terkait TBC di Indonesia secara berkelanjutan, dan mendukung program pemerintah dalam mengeliminasi TBC menuju tahun 2030,” ujar konsultan media YPJ, Philip Artha Sena.

Ia pun menjelaskan, hasil FGD ini diharapkan dapat membangun sinergitas yang terus berkelanjutan antara YPJ, STPI dan media massa agar dapat menjadi satu kesatuan front line dalam penanggulangan TBC di Indonesia.

Mengingat dalam waktu dekat ini, setiap tanggal 24 Maret dunia memperingati hari TB sedunia, oleh karenanya sebagai negara yang memiliki penyintas terbesar TBC ketiga di dunia, YPJ bersama dengan STPI juga ikut berperan aktif dalam memperingati Hari Besar Tuberkulosis Sedunia (HTBS) dengan mengusung tema “Investasi untuk eliminasi TBC, Selamatkan Bangsa”.

Baca Juga:  Wakil Ketua MPR Ajak Pemuda Berantas Narkoba dan Miras

Di kesempatan yang sama, kehadiran Rita Damayanti sebagai koordinator Komli TB Bidang V, mengharapkan agar masyarakat merubah stigma buruk tuberkolosis.

“TBC jangan lagi diidentikkan dengan penyakit kutukan, penyakit keturunan dan penyakit orang miskin, akan tetapi penyakit yang masih bisa di ditangani dengan pengobatan hingga bisa sembuh,” ujar Rita.

Rita juga menambahkan, dalam hal ini media agar berperan penting dalam memberikan edukasi dan informasi yang tepat dan berguna kepada masyarakat menuju eliminasi TB pada 2030.

Dalam kesempatan yang sama, wartawan senior Harian Kompas, Irwan Julianto juga hadir dalam FGD tersebut menyatakan bahwa TBC merupakan epidemi dan pembunuh keempat di Indonesia sesudah jantung, stroke dan kanker.

Menurut Irwan, diperlukan adanya advokasi media, masyarakat dan kebijakan publik, karena menurutnya selama ini isu TBC bukanlah isu yang seksi dan dianggap penting untuk di publish.

Dikarenakan media hanya mempublish berita yang up to date mengenai peristiwa yang sedang terjadi di setiap harinya. Sehingga media dianggap telah mengalami kepribadian yang terbelah.

“Seharusnya, media massa tidak hanya menjadi mesin informasi dan hiburan, akan tetapi juga harus menjadi ruang publik terbuka, salah satunya menyadarkan masyarakat tentang pentingnya mengetahui bahaya TBC,” ujarnya. (Seylla)

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Filosofi Sepak Bola Pelatih Persija STY Sejalan dengan Transformasi Bank Jakarta
Bank Jakarta Jadi Energi Persija Buru Gelar Juara Liga Indonesia
Di Balik Layar Fashion Show: Satu Dunia, Beda Bidang
IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power
Simulator Mistral Atlas, Inovasi Prajurit Arhanud TNI AD untuk Perkuat Kesiapan Tempur
Perkuat Literasi di Kepulauan Seribu, Tim Dosen UNJ Gandeng Karang Taruna Menjadi Agen Literasi
Politisi PDIP Ini Sebut Tidak Seluruh Proses Perampasan Aset Menunggu Putusan Pemidanaan
Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Filosofi Sepak Bola Pelatih Persija STY Sejalan dengan Transformasi Bank Jakarta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Bank Jakarta Jadi Energi Persija Buru Gelar Juara Liga Indonesia

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:14 WIB

IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Simulator Mistral Atlas, Inovasi Prajurit Arhanud TNI AD untuk Perkuat Kesiapan Tempur

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Perkuat Literasi di Kepulauan Seribu, Tim Dosen UNJ Gandeng Karang Taruna Menjadi Agen Literasi

Berita Terbaru

Bank Jakarta memperkuat dukungan untuk Persija Jakarta memburu trofi Liga Indonesia sebagai kado HUT ke-500 Jakarta dan kebanggaan warga Ibu Kota.

Ekonomi & Bisnis

Bank Jakarta Jadi Energi Persija Buru Gelar Juara Liga Indonesia

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:24 WIB