Pemerintah Susun Strategi Cegah Lonjakan Kasus Akhir Tahun

- Editor

Selasa, 19 Oktober 2021 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa pihaknya tengah menyusun strategi guna mencegah terjadinya lonjakan kasus saat libur akhir tahun 2021. Wiku mengatakan strategi harus disiapkan sedini mungkin agar bisa menekan potensi lonjakan saat musim liburan.

“Saat ini pemerintah sedang menyusun strategi lintas kementerian/kelembagaan untuk mengantisipasi lonjakan kasus menjelang libur akhir tahun,” ujar Wiku dalam konferensi pers daring, Selasa (19/10).

Pasalnya, libur akhir tahun bakal meningkatkan mobilitas masyarakat seperti saat Natal dan Tahun Baru. Dikhawatirkan, lonjakan kasus seperti saat libur akhir tahun 2020 kembali terulang.

Mengantisipasinya pemerintah menyiapkan sejumlah strategi seperti memastikan pelonggaran aktivitas tapi diikuti pengendalian di lapangan secara ketat. Kemudian, pemerintah akan menggenjot laju vaksinasi bagi lansia, utamanya di wilayah aglomerasi dan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.

Dikutip dari republika, selain itu, pemerintah mendorong percepatan vaksinasi bagi anak-anak agar saat libur Natal dan tahun baru imunitas mereka telah terbentuk. “Strategi yang dipilih diharapkan menjadi dasar kebijakan yang efektif dan inklusif dengan menekankan prinsip-prinsip tersebut,” kata Wiku.

Baca Juga:  Sebuah Kompilasi Arogansi Politisi

Langkah lainnya yakni dengan memperketat mobilitas kedatangan wisatawan asing ke Indonesia, utamanya ke Pulau Bali. Wisatawan yang datang harus melengkapi syarat-syarat seperti telah divaksinasi hingga wajib karantina.

Lalu memperkuat peran pemerintah daerah dalam mengawasi kegiatan serta mengedukasi warga di daerah tentang perincian protokol kesehatan yang harus dijalankan. Termasuk terus mengampanyekan disiplin protokol kesehatan Covid-19, terutama 3M; menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker.

“Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk mematuhi kebijakan pemerintah dan kepada pemerintah daerah untuk dapat menempatkan kebijakan tersebut sehingga dapat mengontrol situasi dengan lebih baik,” kata dia.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Berseloroh Eksploitasi Tubuh Perempuan, KDM Dituding Pejabat Krisis Moral dan Miskin Adab
Anggota DPR Dilarang Gunakan Plat Nomor Khusus di Luar Waktu Dinas
Kejahatan Perbankan Didorong Masuk RUU Perampasan Aset, Pengamat: Bukti 13 Jenis Pidana Belum Cukup
Muktamar Ke-35 NU: Antara Kehormatan Negara, Peran Tokoh dan Ujian Integritas
KDM Akan Cairkan Santunan Korban SPBE Cimuning Pekan Depan
Hari Pelanggan Nasional 2026, Alfaland Group Perkuat Komitmen Pelayanan
Jejak Kuota Haji 2024: Dari Arab Saudi Hingga Persidangan di Jakarta
Disidak DPRD Kota Bekasi, PTMP Kebut Fasilitas Pasar Baru,

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WIB

Berseloroh Eksploitasi Tubuh Perempuan, KDM Dituding Pejabat Krisis Moral dan Miskin Adab

Sabtu, 5 September 2026 - 16:44 WIB

Anggota DPR Dilarang Gunakan Plat Nomor Khusus di Luar Waktu Dinas

Sabtu, 5 September 2026 - 15:35 WIB

Kejahatan Perbankan Didorong Masuk RUU Perampasan Aset, Pengamat: Bukti 13 Jenis Pidana Belum Cukup

Sabtu, 5 September 2026 - 10:26 WIB

KDM Akan Cairkan Santunan Korban SPBE Cimuning Pekan Depan

Jumat, 4 September 2026 - 17:45 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026, Alfaland Group Perkuat Komitmen Pelayanan

Berita Terbaru