Pengamat Menduga Ada Kesalahan Prosedur dalam Uji Coba Pengoperasian LRT

- Editor

Selasa, 26 Oktober 2021 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insiden kecelakaan kereta Lintas Raya Terpadu atau LRT Jabodebek di perlintasan Munjul, Cibubur, Jakarta Timur. Peristiwa kecelakaan ini terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.

Insiden kecelakaan kereta Lintas Raya Terpadu atau LRT Jabodebek di perlintasan Munjul, Cibubur, Jakarta Timur. Peristiwa kecelakaan ini terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.

JAKARTA, Mediakarya – Masyarakat dikejutkan dengan insiden kecelakaan kereta Lintas Raya Terpadu atau LRT Jabodebek di perlintasan Munjul, Cibubur, Jakarta Timur. Peristiwa kecelakaan ini terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.

Proyek LRT yang seharusnya ditargetkan beroperasi pada tahun 2021, namun dengan peristiwa naas itu tentunya membuat publik bertanya-tanya. Mengingat sarana angkutan massal tersebut  yang ditunggu tunggu oleh masyarakat dalam mendukung peningkatan pergerakan orang di Jadebotabek.

Pengamat kebijakan transportasi publik Bambang Istianto mengatakan, insiden tabrakan kereta Lintas Raya Terpadu atau LRT Jabodebek di perlintasan Munjul, Cibubur, Jakarta Timur Kementerian Perhubungan harus memanggil pihak yang paling bertanggung jawab. Karena sebelum dilakukan ujicoba para pihak yang terlibat dalam proyek tersebut sudah melakukan kajian yang matang.

“Tabrakan kereta api ringan tersebut diduga karena adanya kesalahan prosedur yang telah ditetapkan. Misalnya soal persinyalan yang tidak baik, masalah masinis dan faktor kecepatan kereta. Nah itu yang harus menjadi perhatian,” kata Bambang dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/10/2021).

Bambang mengatakan, proyek LRT yang saat ini sedang masa uji coba, seharusnya kewenangan dan tanggungjawabnya masih berada pada pelaksana proyek atau kontraktor. Karena belum ada serah terima pekerjaan kepada pemerintah.

Baca Juga:  Kenaikan Perolehan Suara Golkar Dinilai Bukan Karena Jokowi Efek

Kata Bambang, insiden itu semestinya bisa diminimisir bila pemangku kebijakan dalam proyek itu melakukan koordinasi yang intens dengan steak holder terutama terkait dengan aspek penting.

“Misalnya siapa yang menetapkan masinisnya apakah telah bersertifikat, terjaminnya persinyalan save dan lain lain. Mengingat   LRT sebagai angkutan massal yang telah menjadi harapan publik tentunya dengan terjadinya insiden tersebut sedikit banyak masyarakat tidak hanya kecewa tapi juga was-was terhadap aspek savetynya  tersebut,” kata Bambang yang juga direktur eksekutif center for public policy studies (CPPS) Indonesia ini.

Oleh karena itu, terkait dengan insiden tersebut, Kementerian Perhubungan dan penegak hukum harus memanggil pihak-pihak yang terlibat dalam  proses uji coba LRT Jadebotabek tersebut.

“Mengingat proyek LRT merupakan angkutan massal yang menjadi kebanggaan masyarakat Jakarta khususnya dan Indonesia pada umumnya, sudah barang tentu Presiden Joko Widodo memerintahkan kepada para steak holder agar mengambil langkah yang terintegrasi dan solid demi suksesnya pengoperasian LRT,” tandas Bambang. (dji)

 

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

IPW Nilai Kapolri Suyudi Ario Seto Lakukan Pembersihan Lingkar Listyo Sigit
Stok Rumah Tangga Menipis Picu Harga Beras Naik, BBM Langka Dongkrak Biaya Perolehan
Islah Bahrawi Soroti Dugaan Money Politics di Muktamar NU dan Peran AHWA
Prof Siti Zuhro Usul Sekda Jadi Pj Kepala Daerah Jelang Pemilu Lokal 2031
GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama
Didik J. Rachbini: Peluang Investasi Data Center Rp360 Triliun Jangan Sampai Seperti Pelanduk Terperosok Dua Kali
Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara
Dari Anwar Usman Hingga Rocky Gerung, ETOS: Negara Ini Banyak Pelacur Politik

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:51 WIB

IPW Nilai Kapolri Suyudi Ario Seto Lakukan Pembersihan Lingkar Listyo Sigit

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Stok Rumah Tangga Menipis Picu Harga Beras Naik, BBM Langka Dongkrak Biaya Perolehan

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:53 WIB

Islah Bahrawi Soroti Dugaan Money Politics di Muktamar NU dan Peran AHWA

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:04 WIB

Prof Siti Zuhro Usul Sekda Jadi Pj Kepala Daerah Jelang Pemilu Lokal 2031

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:50 WIB

GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama

Berita Terbaru