KOTA BEKASI, Mediakarya – Pengamat Pendidikan, Ali Fauzie, mendukung rencana larangan penggunaan media sosial (Medsos) bagi pelajar yang belum genap berusia 17 tahun.
Dirinya mengungkapkan, dukungan larangan penggunaan medsos tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya, saat ini banyak pelajar yang memiliki medsos yang kurang terkontrol oleh orang tuanya atau kurang mendapatkan arahan.
“Banyak pelajar yang memiliki medsos yang berisikan konten yang didalamnya kurang pantas, mulai dari konten yang berisi tentang tawuran dan sebagainya dan hal ini butuh perhatian semua pihak untuk melakukan kontrol agar tidak kebablasan,” tegas mantan Ketua Dewan Pendidikan Kota Bekasi tersebut, Senin (30/3/2026).
Lanjut Ali mengatakan, saat ini masih banyak medsos yang dimiliki pelajar yang belum cukup usia dimana didalamnya terdapat konten yang isinya tidak sesuai atau bukan konten yang berkaitan dengan proses pembelajaran mereka.
“Medsos yang mereka miliki terkadang isinya tidak sesuai dengan peruntukannya, jadi saya sangat mendukung sekali pembatasan atau larangan bagi mereka yang belum berusia 17 tahun untuk tidak diperbolehkan memiliki medsosnya,” katanya.
Ali juga menekankan pentingnya peranan orang tua,.guru hingga sekolah untuk melakukan kontrol serta memberikan pemahaman terhadap pelajar akan manfaat dari medsos tersebut agar keberadaannya tidak disalahgunakan atau dipakai ketika usianya sudah tepat.
“Peran orang tua, guru dan sekolah serta stakeholder lainnya sangat penting dalam memberikan pemahaman dalam bermedsos, agar tidak salah dalam penggunaannya,” tandas Ali.






