Pesan Presiden Kepada Gus Miftah Tentang Asta Cita

- Editor

Rabu, 6 November 2024 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Miftah, saat menjadi narasumber dalam Konsolidasi Nasional Program Kerja Kerukunan Umat Beragama 2024 di Kemenag.

Gus Miftah, saat menjadi narasumber dalam Konsolidasi Nasional Program Kerja Kerukunan Umat Beragama 2024 di Kemenag.

 

JAKARTA,MediaKarya: Dalam paparannya, pada saat menjadi narasumber dalam Konsolidasi Nasional Program Kerja Kerukunan Umat Beragama 2024 di Kemenag pada Rabu 6 November 2024.

Utusan Khusus Presiden, Gus Miftah mengatakan ada beberapa pesan yang dititipkan Presiden Prabowo untuknya.

Khususnya terkait dengan kerukunan masyarakat Indonesia. Bahkan urusan kerukunan masuk dalam Asta Cita Presiden Prabowo.

Dalam Asta Cita kedelapan disebutkan, memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya. Serta peningkatan toleransi antara umat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.

“Jadi (urusan kerukunan) ini jadi sesuatu yang istimewa. Ketika saya dipanggil (Presiden Prabowo) saya diminta membuat arah kebijakan kerukunan umat beragama,” katanya.

Perlu diketahui, acara tersebut juga dihadiri oleh Menag Nasaruddin Umar. Dalam pidatonya, Nasaruddin umar mengatakan banyak persoalan keagamaan yang menjadi pertanyaan di kalangan umat.

Baca Juga:  Menyilang Klaim Google: Chromebook, CDM, dan Ujian Hukum atas Kejahatan Korporasi Digital

Dia berharap Kemenag bisa menjadi penerang untuk menjelaskan pertanyaan seputar agama tersebut. “Jadi Kementerian Agama jangan sebatas jadi lembaga,” katanya.

Apalagi saat ini struktur Kemenag sudah sangat ramping. Setelah urusan Peradilan Agama dipindah ke Mahkamah Agung. Lalu urusan halal dipegang oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Selanjutnya haji juga dilepas ke Badan Penyelenggara Haji (BPH). Dengan struktur yang lebih ramping, Nasaruddin berharap Kemenag bisa lebih luwes di bidang keagamaan.

Sebagai Utusan Khusus Presiden bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Gus Miftah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 22 Oktober.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

‎FAKTA Indonesia Siapkan Gugatan Hukum Agar Cukai MBDK Segera Diterapkan
Bawa Nama Presiden Prabowo dalam Perkara Pidana, Hotman Paris Diminta Jaga Etika Profesi
Terima Pemred Award 2026, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali ke Rakyat dan Jaga Independensi
Benyamin Davnie Raih Pemred Award 2026, FPRMI Apresiasi Komitmen Komunikasi Publik Tangsel
Sekjen FPRMI: Literasi Jurnalistik Harus Diperkuat agar Masyarakat Tak Mudah Percaya Hoaks
67 Tokoh Nasional Raih Pimred Award dan Pena Emas 2026 dari FPRMI, Simak Daftar Lengkapnya
Pakar Komunikasi: Advokat dan Wartawan Setara, Wajib Dihormati
IAW Ungkap Pengakuan Perusahaan Asal Hongkong dalam Kasus Pulau Rempang

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:00 WIB

‎FAKTA Indonesia Siapkan Gugatan Hukum Agar Cukai MBDK Segera Diterapkan

Senin, 20 Juli 2026 - 20:29 WIB

Terima Pemred Award 2026, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali ke Rakyat dan Jaga Independensi

Senin, 20 Juli 2026 - 17:39 WIB

Benyamin Davnie Raih Pemred Award 2026, FPRMI Apresiasi Komitmen Komunikasi Publik Tangsel

Senin, 20 Juli 2026 - 14:55 WIB

Sekjen FPRMI: Literasi Jurnalistik Harus Diperkuat agar Masyarakat Tak Mudah Percaya Hoaks

Senin, 20 Juli 2026 - 14:00 WIB

67 Tokoh Nasional Raih Pimred Award dan Pena Emas 2026 dari FPRMI, Simak Daftar Lengkapnya

Berita Terbaru

Jajaran Polres Nias Selatan saat kunjungi Kejaksaan Negeri Nias Selatan

Daerah

Perkuat Sinergitas, Kapolres Nias Selatan Kunjungi Kejari

Selasa, 21 Jul 2026 - 09:36 WIB