Beranda / Megapolitan / Potret Buruk Pengelolaan Limbah di Kabupaten Bekasi

Potret Buruk Pengelolaan Limbah di Kabupaten Bekasi

BEKASI, Mediakarya – Warga di Desa Sukaraya, Karangbahagia, terpaksa menggunakan air dari Kali Cilemahabang yang sudah tercemar limbah perusahaan.

Penggunaan air itu untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci piring, dan sebagainya. Tak hanya tercemar limbah perusahaan, Kali Cilemahabang juga penuh dengan sampah, sehingga airnya hitam dan berminyak.

“Kami setiap hari mandi di aliran sungai ini, termasuk mencuci piring maupun pakaian. Sebab tidak ada sumur,” tutur warga sekitar, Ma nyai (85), Kamis (9/9).

Kata Ma nyai. Kondisi air yang berwarna hitam pekat dan dipenuhi sampah ini sudah terjadi sejak lama. Namun, saat hujan turun air akan terlihat bening dan terkadang mengeluarkan aroma tidak sedap. Bahkan, jika terkena mata sangat perih.

“Kami berharap air dari saluran Sungai Cilema Abang ini bisa bersih tanpa adanya limbah,” ucapnya sambil mencuci piring.

Kali Cilemahabang di Kabupaten Bekasi masih dimanfaatkan warga sebagai sarana kebutuhan sehari-hari. Seperti untuk mencuci baju, cuci beras, piring dan untuk mandi. (Sgy)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *