Prabowo Sampaikan Selamat kepada PM Albanese: Indonesia Siap Jadi Tujuan Pertama

- Editor

Senin, 5 Mei 2025 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada Perdana Menteri Australia Anthony Albanese atas kemenangan Partai Buruh dalam pemilu nasional Australia, Sabtu (3/5). Ucapan tersebut disampaikan melalui sambungan telepon pada Minggu (4/5) dalam suasana akrab dan penuh kehangatan.

“Saya ingin mengucapkan selamat atas kemenangan besar Anda. Saya sangat berbahagia,” kata Presiden Prabowo di awal percakapan.

Ucapan itu disambut hangat oleh Albanese. “Terima kasih, sahabatku,” jawabnya.

Dalam percakapan tersebut, Albanese menyampaikan satu permintaan pribadi kepada Prabowo.

“Saya ingin Indonesia menjadi kunjungan pertama saya,” ujar Albanese, yang langsung disambut antusias oleh Prabowo. “Luar biasa. Ini kehormatan besar bagi kami.”

Albanese menekankan pentingnya hubungan bilateral kedua negara. “Australia dan Indonesia memiliki ikatan yang tak tergoyahkan,” ucapnya.

Baca Juga:  Mahfud MD Tegaskan Terorisme tak Melulu Bermotif Agama Tertentu

Prabowo pun sepakat. “Betul. Nanti kita jadwalkan bersama tim Anda,” jawabnya.

Albanese juga berbagi kisah tentang proses pemilu yang melelahkan. “Bayangkan, saya belum tidur selama beberapa hari… bekerja sangat keras,” tuturnya.

“Inilah momen bersejarah,” sahut Prabowo. “Luar biasa.”

Menutup percakapan, Prabowo kembali menegaskan kesiapan Indonesia untuk menyambut kunjungan resmi dari Albanese. “Kami akan atur dengan baik. Sampai bertemu segera,” katanya.

“Saya menantikan pertemuan kita,” balas Albanese.

“Salam saya untuk semua rekan Anda di pemerintahan,” tutup Prabowo.

Dengan kemenangan ini, Anthony Albanese melanjutkan masa jabatan keduanya sebagai Perdana Menteri Australia, setelah mengalahkan pemimpin Partai Liberal, Peter Dutton. (eng)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Menlu Iran: Kami Siap Diplomasi, Tapi Akan Beri Respons Lebih Keras Jika Diserang
Rektor Ubhara Jaya Raih Global Leadership Award in Security Based Higher Education
Iran Tolak Mentah Mentah Proposal Gencatan Senjata AS Tujuh Hari Buka Selat Hormuz
Pesawat Iran Disita Turki Diminta Bayar Hutang 60 Miliar Rupiah
Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas
Iran Tetap Teguh Melawan Amerika dan Israel di PBB
Kapal Komersial Sitaan Koalisi Amerika Israel Dijual Iran
Presiden Iran Serukan Persatuan Islam Larang Negara Muslim Jadi Pangkalan Militer AS

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Menlu Iran: Kami Siap Diplomasi, Tapi Akan Beri Respons Lebih Keras Jika Diserang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Rektor Ubhara Jaya Raih Global Leadership Award in Security Based Higher Education

Rabu, 30 September 2026 - 09:17 WIB

Iran Tolak Mentah Mentah Proposal Gencatan Senjata AS Tujuh Hari Buka Selat Hormuz

Rabu, 30 September 2026 - 09:05 WIB

Pesawat Iran Disita Turki Diminta Bayar Hutang 60 Miliar Rupiah

Kamis, 24 September 2026 - 11:02 WIB

Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas

Berita Terbaru