Praktik Sholat Dijadikan Bahan Candaan, Politisi NasDem Sebut Ketum PAN Norak

- Editor

Kamis, 21 Desember 2023 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mendapat sorotan publik lantaran pernyataannya yang dinilai telah menjadikan praktik sholat untuk bahan candaan.

Bahkan sejumlah kalangan menilai pernyataan Zulkifli dituding tengah mencari muka untuk meraih kekuasaan agar saat Prabowo menag pada kontestasi Pilpres 2024 mendatang mendapatkan posisi jabatan yang strategis.

Namun pernyataan pria yang akrab disapa Zulhas terkait dugaan penistaan agama itu menjadi blunder dan memunculkan reaksi beragam dari sejumlah tokoh politik

Kali ini giliran politisi partai NasDem Ahmad Sahroni yang angkat bicara, dan menyebut bahwa Zulkifli Hasan norak.

Tak hanya itu, Ahmad Sahroni juga menuding bahwa Zulkifli Hasan mencari muka dengan bercanda yang tidak lucu.

Sebagaimana yang dilansir dari instagram pribadinya @ahmadsahroni88, nampak Ahmad Sahroni mengunggah video viral Zulkifli Hasan yang bernarasi melecehkan agama.

“NOOOOOPRAKKKK LU PAK…GA LUCU BECANDA LUUUU…AGAMA LU GIMANA JUGA…CARMUK AMAT JD MANUSIA…,” tulis Ahmad Sahroni dalam unggahannya.

Seperti diketahui bahwa sebelumnya saat menghadiri Rakernas APPSI, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) menyampaikan sambutan nampak ia menyisipkan narasi kampanye pasangan capres dan cawapres yang ia usung yakni Prabowo-Gibran.

Baca Juga:  Kompolnas Pantau Penanganan Laporan Hoaks Kamaruddin dan Deolipa

Menurut Zulhas, perubahan perilaku tersebut menurutnya ada warga yang mengubah ucapan ketika sholat pada bagian surat Alfateha serta rukun sholat yakni tahyyat akhir.

“Saya keliling daerah, Pak Kiai. Sini aman, Jakarta nggak ada masalah, yang jauh-jauh ada lho yang berubah. Jadi kalau salat Maghrib baca, ‘waladhollin… Al-Fatihah baca ‘waladholin..’ll Ada yang diem sekarang, pak. Lho kok lain,” papar Zulkifli Hasan.

Dirinya juga mengatakan ada yang duduk tahiyat menunjuk menggunakan dua jari.

“Itu kalau tahiyatul akhir awalnya gini (menunjukan jari telunjuk), sekarang jadi gini (menunjukkan dua jari, telunjuk dan tengah),” ujar Zulkifli Hasan yang menyebutnya saking cintanya masyarakat pada Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming.

Seolah kejadian ini benar adanya, Zulkifli Hasan pun menyampaikan bahwa hali ini terjadi disalah satu daerah karena saking cintanya kepada Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming.

Tak ayal, videonya pun viral dan membuat Zulkifli Hasan banyak dihujat dengan tudingan sudah melakukan penistaan agama.

Yang perlu dianalisa lebih mendalam, bahwa Zulkifli Hasan menempatkan dirinya sebagai Ketum PAN, padahal pernyataan Zulhas yang dinilai melecehkan agama itu disampaikan saat menghadiri undangan Rakernas APPSI sebagai Mendag bukan dalam momentum kampanye. (Red)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa
Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya
Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat
Musda Golkar Kota Bekasi di Ambang Perpecahan, Etos Indonesia Usul Jalan Tengah
Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama
Pakar Komunikasi Politik Nilai Manuver Dedi Mulyadi: Investasi Menuju 2029, Berpotensi Picu Gejolak di Tubuh Gerindra
Negara Darurat Cognitif Reselience

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:35 WIB

Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Musda Golkar Kota Bekasi di Ambang Perpecahan, Etos Indonesia Usul Jalan Tengah

Berita Terbaru