Putri Gus Dur Ingatkan Presiden Jokowi Tidak Antikritik

- Editor

Rabu, 15 September 2021 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Direktur Public Virtue Research Institute Anita Hayatunnufus Wahid

Deputi Direktur Public Virtue Research Institute Anita Hayatunnufus Wahid

JAKARTA, Mediakarya – Deputi Direktur Public Virtue Research Institute Anita Hayatunnufus Wahid mengingatkan presiden agar segera berbenah karena kejadian penangkapan masyarakat lantaran menyampaikan aspirasi selalu saja terjadi.

Putri Presiden keempat RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu juga mengunggah sebuah meme  di Instagram ​​​​ Meme karya Toni Malakian itu menggambarkan suasana masyarakat sedang memegang poster kritik kepada Presiden Jokowi.

“One time, it’s an incident/accident (satu kali, itu adalah insiden atau kecelakaan). Two times it’s a coincidence (dua kali, itu kebetulan). Three times, it’s a pattern (tiga kali, itu adalah pola),” tulis Anita dalam sebuah postingan yang diunggah di akun Instagram @anitwahid, Selasa (14/9/2021).

“Presiden bisa saja berkata beliau terbuka atas kritik. Tapi kalau pelaksanaan di lapangan berbeda, dan berulang-ulang pula, saatnya untuk berbenah dan melihat realita, Pak,” tambah dia.

Sebelumnya, sepuluh mahasiswa ditangkap oleh aparat keamanan saat Presiden Jokowi berkunjung ke Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

Kesepuluh mahasiswa itu memasang poster bertuliskan kritik ke pemerintah dan dibentangkan ketika presiden berencana menghadiri acara Forum Rektor Perguruan Tinggi, pada Senin (13/9/2021) lalu.

Baca Juga:  Cak Imin Tepis Isu Politik Identitas yang Melekat Pada Anies Baswedan

Beberapa poster yang dibentangkan oleh aktivis yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS Solo itu bertuliskan, ‘Pak Jokowi tolong benahi KPK’ dan ‘Pak Jokowi tolong tuntaskan pelanggaran HAM’.

Penangkapan terhadap mahasiswa oleh aparat kepolisian lantaran memberikan kritik terkait dengan kebijakan pemerintah, seolah bertolak belakang dengan pernyataan Presiden Jokowi sebelumnya.

Di mana Presiden Jokowi pernah mengingatkan polisi mengenai penggunaan kewenangan penangkapan dan penahanan yang harus dilakukan secara bijak. Jokowi pun mengingatkan soal hak asasi manusia (HAM) yang harus dijunjung tinggi. Hal ini disampaikan pada Peringatan ke-75 Hari Bhayangkara, 1 Juli 2021 lalu.

“Saya ingatkan, penggunaan kewenangan polri melakukan penangkapan, melakukan penahanan, melakukan penggeledahan, melakukan penyitaan, dan seterusnya, harus dilakukan secara bijak. Harus dilakukan secara bertanggung jawab. Ingat bahwa negara kita adalah negara Pancasila, negara demokrasi, negara yang menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia,” kata Jokowi, dikutip kanal Youtube Sekretariat Presiden. (dji)

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

DPR Alokasi 23 T Untuk Gaji PPPK APBN 2027
Istana Tunggu Sinyal KPK Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Korupsi Lahan Pengembang
Prabowo Bertekad Beli Ratusan Pesawat Mitigasi Bencana Alam
Koalisi Partai Pendukung Pemerintah Sepakat Dukung Batas Parlemen 5 Persen
Udang Impor Masuk Jawa Timur, HPP Petambak Lokal Jadi Sorotan
FAST Indonesia Sebut Mafia Tanah Kerap Berlindung di Balik Jubah Pejabat Negara
KM Virgo Terbalik, 6 Tewas dan 129 Masih Dicari, Brigjen Pol. Hastry Kerahkan Tim DVI
Pencetak Rekor di Golkar, Fahd Rafiq Penyandang Status Tersangka Hingga Ketiga Kali

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 00:40 WIB

DPR Alokasi 23 T Untuk Gaji PPPK APBN 2027

Kamis, 17 September 2026 - 00:07 WIB

Istana Tunggu Sinyal KPK Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Korupsi Lahan Pengembang

Rabu, 16 September 2026 - 23:41 WIB

Prabowo Bertekad Beli Ratusan Pesawat Mitigasi Bencana Alam

Rabu, 16 September 2026 - 20:56 WIB

Koalisi Partai Pendukung Pemerintah Sepakat Dukung Batas Parlemen 5 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 11:08 WIB

FAST Indonesia Sebut Mafia Tanah Kerap Berlindung di Balik Jubah Pejabat Negara

Berita Terbaru

Nasional

DPR Alokasi 23 T Untuk Gaji PPPK APBN 2027

Kamis, 17 Sep 2026 - 00:40 WIB

Nasional

Prabowo Bertekad Beli Ratusan Pesawat Mitigasi Bencana Alam

Rabu, 16 Sep 2026 - 23:41 WIB