Rakernas PDIP Ikut Bahas Isu Capres

- Editor

Selasa, 21 Juni 2022 - 00:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – PDIP akan menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) II pada 21-23 Juni 2022 mendatang. Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, mengatakan rakernas merupakan agenda strategis dalam rangka memenangkan pemilu 2024 mendatang.

“Yang lebih dipersiapkan (dalam rakernas) adalah agenda strategis dalam rangka memenangkan pemilu tahun 2024 tetapi juga sekaligus bagaimana PDI perjuangan dalam upaya Pemilu tersebut mampu menjawab berbagai persoalan rakyat dan mengedepankan sinergi tiga pilar yang turun ke bawah,” kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Senin (20/6).

Hasto mengatakan tema yang diangkat dalam rakernas kali ini adalah ‘Desa Kuat, Indonesia Maju dan Berdaulat’. Selain soal penguatan desa, hal strategis lainnya yang juga akan dibahas yaitu  konsepsi dasar, visi misi yang akan dibawa oleh calon presiden dan calon wakil presiden yang akan datang.

“Sehingga ketika Ibu Megawati Soekarnoputri pada momentum yang tepat mengambil keputusan terkait dengan capres dan cawapres dari PDI perjuangan maka seluruh konsolidasi partai pergerakan akar rumput partai dan juga konsepsi tentang tata pemerintahan ke depan itu sudah diselesaikan oleh PDI Perjuangan,” ujarnya, dikutip dari republika. 

Dalam rakernas tersebut, ia mengatakan PDIP belum akan membicarakan soal koalisi. Hasto menuturkan skala prioritas saat ini bagi PDI Perjuangan adalah bekerja ke bawah, membantu pemerintahan Pak Jokowi dan Kyai Haji Ma’ruf Amin agar dapat mencetak legasi sebaik-baiknya bagi masa depan.

Baca Juga:  Akankah Kita Menemukan Soemitronomics?

“Sehingga transisi kepemimpinan pada tahun 2024 akan dilaksanakan dalam situasi yang diwarnai oleh keberhasilan, sehingga pemerintah yang akan datang akan mencapai landasan kemajuan yang jauh lebih hebat kembali. inilah yang dilakukan oleh PDI Perjuangan,” tuturnya.

Hasto menambahkan koalisi  partai politik akan dilakukan pada suatu momentum yang tepat. PDIP juga terus melakukan komunikasi politik. “Kami terus membangun komunikasi dengan para ketua umum partai sehingga kesamaan terhadap platform dan kerjasama dalam rangka Pilpres itu ujung-ujungnya kan pada penetapan calon. Dan itulah nanti kita lihat momentum yang tepat,” ungkapnya.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dugaan Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022 Beredar, Kuasa Hukum Berharap Putusan MA Dipatuhi
Sekjen LPKAN: Jangan Sederhanakan Korupsi Jadi Suap, Business Judgment Rule Bukan Tameng Kebal Hukum
Pakar Komunikasi Politik Ungkap Capaian Tinggi Tapi Kepuasan Menurun, Bukti Ada Kesenjangan Komunikasi Pemerintah
Haidar Alwi: Sapaan Prabowo ke KSP Jenderal Listyo Sigit Cerminkan Komunikasi Kepemimpinan yang Solid
Direktur Program Daksinapati UI Sebut Karhutla 2026 Bukan Takdir, Tapi Pembiaran dan Pengkhianatan Terhadap Negara
FX Rudi Ungkap Rentetan Kebohongan Jokowi yang Membuatnya Kecewa Hingga Pilpres
Analisis Charta Politika: APBN 2025-2026 Bukti Prabowo Bukan Penerus Jokowi
Pengamat Ini Bongkar Skenario Besar di Balik Lengsernya Airlangga dari Ketum Golkar

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Dugaan Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022 Beredar, Kuasa Hukum Berharap Putusan MA Dipatuhi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Sekjen LPKAN: Jangan Sederhanakan Korupsi Jadi Suap, Business Judgment Rule Bukan Tameng Kebal Hukum

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Pakar Komunikasi Politik Ungkap Capaian Tinggi Tapi Kepuasan Menurun, Bukti Ada Kesenjangan Komunikasi Pemerintah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Haidar Alwi: Sapaan Prabowo ke KSP Jenderal Listyo Sigit Cerminkan Komunikasi Kepemimpinan yang Solid

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Direktur Program Daksinapati UI Sebut Karhutla 2026 Bukan Takdir, Tapi Pembiaran dan Pengkhianatan Terhadap Negara

Berita Terbaru