Rumah Sekjen PDIP di Kota Bekasi Digeledah KPK

- Penulis

Selasa, 7 Januari 2025 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jubir KPK Tessa Mahardhika

Jubir KPK Tessa Mahardhika

JAKARTA, Mediakarya – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menggeledah rumah pribadi Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di Jalan Asri 7, Taman Villa Kartini, Bekasi Timur.

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika membenarkan bahwa penggeledahan tersebut dilakukan untuk mengusut kasus dugaan suap pada pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dan dugaan perintangan penyidikan atau obstruction of justice yang menyeret Hasto sebagai tersangka.

Tessa menyebut hingga saat ini pihak penyidik masih melakukan penggeledahan di kediaman Hasto.

“Update terbaru, rumah pribadi Saudara HK di Bekasi,” kata Tessa kepada wartawan, Selasa (7/1/2025).

Sementara itu, berdasarkan pantauan media di lokasi, tampak sejumlah polisi dan Satgas PDIP berjaga di depan rumah Hasto.

Baca Juga:  Mendagri: Tunda Pembayaran Tunjangan Kinerja ASN yang Enggan Vaksin

Bedasarkan informasi yang yang didapat bahwa tim penyelidik melakukan penggeledahan sekitar pukul 14.45 WIB

Sebelumnya, kabar penggeledahan rumah Hasto dibenarkan oleh Ketua KPK Setyo Budiyanto. Dari informasi yang dihimpun, penyidik lembaga antirasuah melakukan penggeledahan di rumah Hasto yang berada di wilayah Bekasi.

“Betul ada kegiatan geledah oleh Satgas Penyidikan,” kata Ketua KPK Setyo Budiyanto, Selasa (7/1/2025).

Sebelumnya, Kasus Harun Masiku kembali mencuat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto ditetapkan sebagai tersangka pada 24 Desember 2024.

Hasto diduga terlibat dalam kasus suap yang bertujuan untuk mengangkat Harun Masiku sebagai anggota DPR melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) dan menggantikan Nazarudin Kiemas yang meninggal.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

DPP GRIB Jaya Dampingi Ahli Waris Klaim Kembali Lahan yang Dikuasai PT Arjuna, Buka Ruang Mediasi
Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice
Niko Kilykily dan Grib Jaya Bela pengembalian Hak Tanah Ahli Waris Atas Club De Arjuna
IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC
Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa
Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional
BGN di Pusaran Korupsi: Pembersihan Nyata atau Sekadar Rebranding?
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:28 WIB

DPP GRIB Jaya Dampingi Ahli Waris Klaim Kembali Lahan yang Dikuasai PT Arjuna, Buka Ruang Mediasi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:48 WIB

Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:55 WIB

Niko Kilykily dan Grib Jaya Bela pengembalian Hak Tanah Ahli Waris Atas Club De Arjuna

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:42 WIB

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:59 WIB

Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa

Berita Terbaru