SEMMI Dukung Penuh KNPI Hasil Kongres Lombok

- Penulis

Senin, 27 September 2021 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Dewan Pimpinan Pusat Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) mendukung penuh hasil Kongres KNPI XVI – NTB yang menghasilkan Ketua Umum Raden Andreas Nandiwardhana.

Ketua umum SEMMI M. Azizi Rois berharap agar Ketum DPP KNPI hasil Kongres XVI NTB dapat menjadi pemersatu organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) yang saat ini masih terpecah belah.

“Kami berharap KNPI Kongres Lombok NTB dapat mempersatukan faksi yang ada di tubuh organisasi pemuda tersebut. Di bawah kepemimpinan Raden Andreas kami optimis KNPI kembali bersatu,” ujar Azizi Rois dalam keterangannya, Senin (27/9/2021).

Azizi Rois mengungkapkan, beban pemerintah saat ini sudah cukup berat dalam menanggulangi dampak pandemi Covid-19. Untuk itu kehadiran pemuda saat ini sangat dibutuhkan.

Namun demikian, harapan itu sulit terwujud bila organisasi pemuda masih terpecah belah. “Kami apresiasi langkah Ketum KNPI Kongres XVI NTB yang ingin menyatukan KNPI agar melebur jadi satu,” tandas Azizi.

Lanjut Azizi, pihaknya juga sepakat untuk berjalan bersama KNPI Kongres NTB dalam memgawal NKRI dan mendukung penuh segala program kerja pemerintah.

Baca Juga:  KNPI Kubu Andreas Tegaskan Pelantikan DPD KNPI Jabar Tidak Sah

Terkait dengan dukungan SEMMI, Ketua Umum KNPI Raden Andreas Nandiwardhana menyambut baik atas dukungan dan sumbangsih dari kawan-kawan SEMMI.

“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan saudara-saudara kita di SEMMI yang ikut prihatin atas kondisi pemuda saat ini. Tiada kata lain, KNPI harus bersatu. Karena kita sudah lelah dengan perpecahan. Padahal kita ketahui bahwa pemuda sebagai garda terdepan dalam mengawal program pemerintah,” beber Andre.

Andre mengatakan pemuda merupakan kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan sebagai perwujudan dari fungsi, peran, karakteristik, dan kedudukan yang strategis dalam pembangunan nasional.

Untuk itu, tanggung jawab dan peran strategis pemuda di segala dimensi pembangunan perlu ditingkatkan.

Menurut Andre sejarah pejuangan bangsa telah mencatat peran penting pemuda, yang dimulai dari pergerakan Budi Utomo 1908, Sumpah Pemuda 1928, Proklamasi Kemerdekaan 1945, pergerakan pemuda, pelajar dan mahasiswa 1966, sampai dengan pergerakan mahasiswa pada 1998.

“Hal ini membuktikan bahwa pemuda mampu berperan aktif sebagai garda terdepan dalam proses perjuangan, pembaharuan, dan pembangunan bangsa,” tegasnya. *

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Timwas Haji DPR RI Ungkap Praktik Pungli Tawaf Jamaah Lansia di Mekkah
Gaji Ke-13: Peristiwa yang Selalu Dirindukan
DPR dan Pemerintah Bahas Percepatan Huntap Korban Bencana Aceh dan Sumatra
Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG, BGN Koordinasi Dengan Polri Diperkuat
Gerakan Rakyat Lebih dari Sekadar Partai Politik
“Color Me Confident” Jadi Ruang Eksplorasi Fashion dan Beauty di ARTOTEL Harmoni Jakarta
Rapat Pleno Terkesan Buram, Kredibilitas Ketum AMPG Dipertanyakan
Reses Oktavianus Bu’ulolo ke-V, Aspirasi Didominasi Peningkatan Infrastruktur Dan Air Bersih
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:48 WIB

Timwas Haji DPR RI Ungkap Praktik Pungli Tawaf Jamaah Lansia di Mekkah

Senin, 25 Mei 2026 - 23:24 WIB

Gaji Ke-13: Peristiwa yang Selalu Dirindukan

Senin, 25 Mei 2026 - 16:48 WIB

DPR dan Pemerintah Bahas Percepatan Huntap Korban Bencana Aceh dan Sumatra

Senin, 25 Mei 2026 - 14:29 WIB

Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG, BGN Koordinasi Dengan Polri Diperkuat

Senin, 25 Mei 2026 - 12:21 WIB

Gerakan Rakyat Lebih dari Sekadar Partai Politik

Berita Terbaru

Ilustrasi Gaji ke-13 (Foto: Ist)

Headline

Gaji Ke-13: Peristiwa yang Selalu Dirindukan

Senin, 25 Mei 2026 - 23:24 WIB