Sidang Pleno Pembahasan Tatib Muktamar Ke-34 NU Sempat Ricuh

- Editor

Kamis, 23 Desember 2021 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG, Mediakarya – Kericuhan saat sidang pleno Pembahasan dan Pengesahan Tata Tertib (Tatib) Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) UIN Lampung beredar luas di media sosial.

Dalam video yang viral di media sosial tersebut terlihat, di mana peserta forum yang tadinya duduk tertib dan rapih tiba-tiba berdiri dan merengsek kedepan.

Kericuhan berawal saat pembahasan tata tertib muktamar, yaitu saat pembahasan pasal tiga ayat satu dan dua di bab III draf tatib.

Dalam video tersebut terlihat sekelompok pria maju ke muka sidang sembari mengatakan ketidaksetujuannya pada rapat pleno tersebut.

Beberapa orang kemudian melerai dan agak terjadi keributan kecil yang kemudian semua peserta mengiringinya dengan shalawat Nabi Muhammad Saw agar suasana sidang kembali tenang.

Sekretaris Panitia Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama, Syahrizal Syarief mengatakan dinamika dalam Muktamar merupakan hal biasa, bahkan dia menilainya persoalan itu bukan kericuhan besar.

Baca Juga:  Ditetapkan Sebagai Tersangka, Ferdinand Hutahaean Langsung Ditahan

“Tidak benar (ada kericuhan besar), itu (ribut) biasa saja ya. Perbedaan pendapat sudah biasa dalam tiap sidang, setiap orang merasa benar ya Monggo,” katanya saat ditanya sejumlah awak media, Rabu (22/12/2021).

Sebelumnya, kericuhan juga sempat terjadi saat acara pembukaan Muktamar, salah seorang peserta dari provinsi Papua dilarang masuk oleh petugas meskipun peserta telah menunjukkan identitas dan tiket masuk.

Pihak panitia mengatakan bahwa hal tersebut hanya urusan teknis yang tak mempengaruhi jalannya acara.

Ketika dikonfirmasi, Savic Ali selaku panitia mengatakan bahwa perwakilan wilayah tersebut tetap dapat memilih di muktamar nanti tanpa dikurangi haknya.

Diketahui Muktamar NU ke-34 kali ini dilaksanakan di Lampung dengan jumlah peserta sekitar 1959 orang.

Acara Muktamar yang berlangsung dari 22 Desember hingga 24 Desember diselenggarakan dibeberapa titik yaitu Pondok Pesantren Darussa’adah, Univwrsitas Negeri Lampung (UNILA), UIN Raden Intan, dan Universitas Malahayati.**

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Berseloroh Eksploitasi Tubuh Perempuan, KDM Dituding Pejabat Krisis Moral dan Miskin Adab
Anggota DPR Dilarang Gunakan Plat Nomor Khusus di Luar Waktu Dinas
Kejahatan Perbankan Didorong Masuk RUU Perampasan Aset, Pengamat: Bukti 13 Jenis Pidana Belum Cukup
Muktamar Ke-35 NU: Antara Kehormatan Negara, Peran Tokoh dan Ujian Integritas
KDM Akan Cairkan Santunan Korban SPBE Cimuning Pekan Depan
Hari Pelanggan Nasional 2026, Alfaland Group Perkuat Komitmen Pelayanan
Jejak Kuota Haji 2024: Dari Arab Saudi Hingga Persidangan di Jakarta
Disidak DPRD Kota Bekasi, PTMP Kebut Fasilitas Pasar Baru,

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WIB

Berseloroh Eksploitasi Tubuh Perempuan, KDM Dituding Pejabat Krisis Moral dan Miskin Adab

Sabtu, 5 September 2026 - 16:44 WIB

Anggota DPR Dilarang Gunakan Plat Nomor Khusus di Luar Waktu Dinas

Sabtu, 5 September 2026 - 15:35 WIB

Kejahatan Perbankan Didorong Masuk RUU Perampasan Aset, Pengamat: Bukti 13 Jenis Pidana Belum Cukup

Sabtu, 5 September 2026 - 10:26 WIB

KDM Akan Cairkan Santunan Korban SPBE Cimuning Pekan Depan

Jumat, 4 September 2026 - 17:45 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026, Alfaland Group Perkuat Komitmen Pelayanan

Berita Terbaru