Sinovac Diprioritaskan untuk Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19

- Editor

Kamis, 23 September 2021 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maxi Rein Rondonuwu mengungkapkan saat masih ada tersisa sekitar 4 juta dosis vaksin Sinovac. Dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI pada Kamis (23/9), Maxi mengatakan vaksin Sinovac akan diprioritaskan untuk kebutuhan dosis kedua vaksinasi Covid-19 nasional di pekan terakhir Oktober 2021.

“Untuk Oktober, perkiraan ada (persediaan) 62 juta dosis. Tapi Sinovac di sini tinggal 4 juta dosis lebih untuk kebutuhan di pekan pertama,” ujar Maxi.

Maxi menuturkan, berdasarkan jadwal pada Oktober 2021, beberapa produsen akan mengirimkan vaksin Sinovac sebanyak 3 juta dosis. Total, vaksin Sinovac nantinya akan mencapai 7 juta dosis. Namun, lanjut Maxi, bila pengiriman vaksin tambahan Sinovac tersebut terlambat dikirimkan oleh produsen, maka vaksin Sinovac berpotensi kosong pada Oktober.

“Makanya kalau tidak persiapan di pekan keempat dan pekan lima, persediaan Sinovac tidak banyak lagi di bulan Oktober. Sehingga kami putuskan yang pekan keempat dan pekan kelima Oktober, Sinovac kami siapkan untuk dosis dua,” ujarnya yang dikutip dari republika.

Saat ini, menurut Maxi persediaan vaksin di luar Sinovac masih relatif aman untuk kebutuhan Oktober, seperti Novavax, AstraZeneca, Pfizer dan Johnson & Johnson. Terlebih bila melihat alokasi vaksin pada September, total vaksin kita yang akan datang dan yang sudah datang total sekitar 83 juta dosis.

Baca Juga:  Kemenkes: Kasus Positif Turun 40 Persen dan Kematian 48 Persen

Menurut Maxi persediaan vaksin tersebut lebih banyak dipersiapkan untuk alokasi dosis kedua yang akan didistribusikan di pekan keempat dan kelima September 2021 untuk cadangan dosis dua yang sudah dilakukan mulai akhir Agustus sampai dengan pekan ketiga September 2021. “Jadi ini akan dibeli banyak untuk dosis dua,” katanya.

Berdasarkan data Kemenkes per Kamis (23/9) sore, program vaksinasi Covid-19 nasional dosis pertama telah mencapai 39,7 persen atau 83,2 juta dari total jumlah sasaran 208 juta jiwa, . Untuk dosis kedua telah mencapai 22,56 persen atau 46,9 juta.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jelang Musda, Internal Golkar Kota Bekasi Memanas, Etos Indonesia: Jangan Beri Ruang Politisi “Bar-Bar’ Tumbuh
Beri Sinyal Dukungan Kepada Ranny Fahd, Tokoh Senior Golkar Kota Bekasi Gelar Pertemuan
Tempat Tinggalnya Rusak Imbas Pembangunan Rumah Tetangga, Kapolda Jateng Tuntut Keadilan
Lima Wartawan Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Forum Pimred Harap Pencarian Terus Dilakukan
Rayakan HUT Ke-25 Tahun di Senayan, Oki Fahreza Pastikan Demokrat Solid Dukung Pemerintahan Prabowo
Irjen Pol Johnny Eddizon Isir Bicara Citra Polri di Ngobras FPRMI: Masih Banyak Polisi Baik
415 Kendaraan Dinas KBB Mati Pajak, Kang Joker: “Rakyat Dikejar Razia, Pejabat menerobos Aturan!”
GMKI Perluas Ekosistem Digital, Gandeng AIM ASEAN untuk Pengembangan Kader dan UMKM

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:19 WIB

Jelang Musda, Internal Golkar Kota Bekasi Memanas, Etos Indonesia: Jangan Beri Ruang Politisi “Bar-Bar’ Tumbuh

Jumat, 11 September 2026 - 10:22 WIB

Beri Sinyal Dukungan Kepada Ranny Fahd, Tokoh Senior Golkar Kota Bekasi Gelar Pertemuan

Kamis, 10 September 2026 - 22:35 WIB

Tempat Tinggalnya Rusak Imbas Pembangunan Rumah Tetangga, Kapolda Jateng Tuntut Keadilan

Kamis, 10 September 2026 - 16:52 WIB

Lima Wartawan Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Forum Pimred Harap Pencarian Terus Dilakukan

Kamis, 10 September 2026 - 16:32 WIB

Rayakan HUT Ke-25 Tahun di Senayan, Oki Fahreza Pastikan Demokrat Solid Dukung Pemerintahan Prabowo

Berita Terbaru