Sosialisasi Pasangan RK-Sis Kerap Ditolak Warga, Pramono-Rano Berpeluang Menangi Pilkada Jakarta

- Editor

Selasa, 24 September 2024 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah menilai perkembangan dan konfigurasi politik di Jakarta makin menarik untuk diikuti.

Hal tersebut dikatakan Iskandar menanggapi peta kekuatan di tingkat Grassroot dari 3 calon kepala daerah (cakada) Daerah Khusus Jakarta (DKJ) itu yang dinilai konfigurasi politiknya makin dinamis.

“Analisa saya Pramono Anum – Rano Karno dan Dharma Pangrekun – Kun Wardana mempunyai potensi memperoleh suara yang maksimal di Pilkada Jakarta,” kata Iskandar kepada Mediakarya, Selasa (24/9/2024).

Namun demikian, kata Iskandar, meski hampir semua lembaga survei mengunggulkan elektabilitas pasangan Ridwan Kamil (RK)-Siswono, ETOS justru memprediksi terbalik, bahwa pasangan ini akan terjun bebas.

Lebih lanjut, kata Iskandar, meski pasangan RK-Sis didukung lebih dari 10 partai politik, namun mesin politiknya dinilai tidak akan bekerja dengan maksimal.

“Analogi saya kalau penyanyi dangdut dipanggung penggemarnya naik ke panggung semua saya yakin panggungnya akan ambruk,” ungkapnya.

Iskandar menyebut bahwa hanya tiga partai politik besar yang mesin partainya bekerja maksimal, yakni PDIP, Golkar dan PKS.

“Akan tetapi di Jakarta Golkar dan PKS tak akan bisa maksimal bekerja untuk pasangan RK-Siswono, Golkar sedang dirundung masalah pasca ketumnya mundur mendadak, ini pastinya bergolak di internal partai tersebut dan pastinya mempengaruhi mesin parpol tidak bekerja maksimal,” ujarnya.

Baca Juga:  Survei Etos Indonesia Institute: Inilah 10 Anggota DPR RI Berpotensi Kembali Melenggang ke Senayan 

Sementara itu, PKS juga dinilai bakal mengalami nasib sama. Dimana setelah partai berbasis agamis itu lepas mendukung Anies Baswedan, para kader dan simpatisan PKS berbondong-bondong meninggalkan partainya.

“Ditambah history RK dengan Jakmania yang tak mudah dipulihkan cepat. Kami menilai hanya PDIP lah yang saat ini punya mesin politik yang bekerja maksimal memenangkan calonnya di Pilkada Jakarta,” sebut dia

Sementara, calon independent dinilai memiliki kesempatan memenangkan Pilkada Jakarta, di tengah tingkat kepercayaan masyarakat kepada partai politik yang makin menurun.

“Kita lihat bersama, politik kita adalah politik pragmatis, apakah Jakarta juga dapat berbalik arah masyarakatnya karena politik pragmatis atau sebaliknya yang pragmatis dibuat tak berdaya di Jakarta,” ungkapnya.

Menurut Iskandar, kemungkinan-kemungkinan itu bisa saja terjadi. Oleh karenanya ia berharap agar pilkada serentak di seluruh Indonesia itu berjalan kondusif dan tetap aman.

“Sudah cukup lah aparat kita menjaga tak kenal lelah dari pra pileg pilpres, hingga pasca pileg pilpres dan sekarang dilanjut pilkada serentak di hampir 38 provinsi di Indonesia,” tutup Iskandar.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ayah Oet Desak Polemik Legalitas Bendera Bulan Bintang Tuntas Sebelum 4 Desember 2026
Pakar Sebut Gerindra-PDIP Makin Mesra, Jokowi-Gibran Justru Terpinggirkan Menuju 2029
Elektabilitas Dedi Mulyadi Terancam Tergerus, Pramono Anung Jadi Pesaing Utama
Musda ke-XI Golkar Nias Selatan: Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dibuka
Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
Sindir Menteri Saling Bertentangan, Guntur Romli: Kabinet Paling Gemuk Tapi Tak Punya Grup WA?
Dua Wajah Kepemimpinan Daerah: Pramono Anung Merajut Kerja, Dedi Mulyadi Membangun Citra
Fenomena Fatsun Ganda, Sejumlah Anggota DPRD Golkar Brebes Diduga Lebih Tunduk ke Bupati Ketimbang Partai

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Ayah Oet Desak Polemik Legalitas Bendera Bulan Bintang Tuntas Sebelum 4 Desember 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Pakar Sebut Gerindra-PDIP Makin Mesra, Jokowi-Gibran Justru Terpinggirkan Menuju 2029

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:42 WIB

Elektabilitas Dedi Mulyadi Terancam Tergerus, Pramono Anung Jadi Pesaing Utama

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Musda ke-XI Golkar Nias Selatan: Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dibuka

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki

Berita Terbaru