SPPG Polri Di Bekasi Mulai Uji Coba MBG

- Editor

Jumat, 24 Oktober 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pekayon Jaya yang dikelola Polri, mulai melakukan Uji Coba Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat 24 Oktober 2025.

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Bayu Pratama Gubunagi menjelaskan bahwa uji coba ini untuk memastikan kesiapan SPPG Pekayon Jaya. Kegiatan juga dirangkai dengan tahlilan serta santunan kepada anak yatim.

“Tidak lain, kegiatan ini adalah untuk kita meminta doa, memohon pada Allah SWT agar pada pelaksanaannya nanti, launching yang direncanakan pada tanggal 29 Oktober 2025, bisa berjalan dengan lancar,” ujar Wakapolres AKBP Bayu Pratama Gubunagi kepada media.

SPPG Pekayon Jaya ini akan melayani sekitar 3.154 penerima manfaat diantaranya anak sekolah, ibu menyusui dan ibu hamil.

Sebanyak 47 relawan akan bertugas di SPPG Pekayon Jaya di bawah pengawasan langsung oleh Kepala SPPG dari Badan Gizi Nasional (BGN).

“Mudah-mudahan pada pelaksananya nanti bisa pelaksana dengan baik dari dapur ini bisa menghasilkan makanan olahan yang higienis, bergizi dan tentunya sehat,” katanya.

Proses pembangunan SPPG Pekayon Jaya yang berlokasi di belakang Mapolsek Bekasi Selatan ini memakan waktu sekitar 2,5 bulan mulai dari peletakan batu pertama hingga Uji Coba MBG dilaksakan pada hari ini.

Baca Juga:  KPK: Tidak ada Kejanggalan di LHKPN Endar Priantoro

“Seluruh tahapan, seluruh persyaratan yang harus dilengkapi oleh dapur SPPG terus kita benahi dan kita lengkapi. Mulai dari perencanaan struktur bangunan, kemudian sertifikat dan lain sebagainya, ini semua kita lakukan,” ungkap Alumni Akpol 2004 ini.

Menu yang akan disajikan dari SPPG Pekayon Jaya ini akan disesuaikan dengan aturan dari Bada Gizi Nasional (BGN), kemudian akan memperhatikan kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan baik anak sekolah, ibu hamil maupun ibu menyusui dan balita.

“Kita tidak bisa keluar dari aturan yang sudah dibutuhkan oleh BGN yang paling utama adalah masalah higienis dan juga kecukupan angka gizi. Ini yang penting untuk diperhatikan oleh juru masak maupun oleh para petugas yang ada di SPPG,” katanya.

Pada uji coba MBG itu, disajikan menu nasi dengan lauk ayam goreng, sayur dan semur tahu serta satu buah pisang. Dengan harga Rp 10.000 per porsi, makanan itu dinilai layak untuk memenuhi kebutuhan gizi.(Mme)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

GMNI Kota Bekasi Miris, Loker Fiktif Belum Ada Perhatian Serius
DPRD Kota Bekasi Soroti Tajam Loker Bodong, Minta Disnaker Tegas
Sentuh Hati Warga, Polres Nias Selatan Berbagi Kasih di Hari Jadi Ke-75 Humas Polri
Percantik Akses Menuju Wisata, Desa Tugu Utara Bogor Geber Pengaspalan
Disharmonisasi Kepala Daerah vs OPD Marak, LPKAN: Banyak OPD Merasa Kebal karena Dibekingi Partai
Tata Ulang Parkir Bagi ASN, Pemkot Bagi Klasifikasi Parkir Bagi Pejabat
Modus Mafia Tanah Terstruktur, LI-TPK Ungkap Peran Oknum Pejabat Desa dan Laporkan Dugaan Pemalsuan Sertifikat PTSL di Bogor
Direktur FAST Indonesia Synergy Curigai Sabotase di Balik Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Diduga Terkait Mafia HGB

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:47 WIB

GMNI Kota Bekasi Miris, Loker Fiktif Belum Ada Perhatian Serius

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:55 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Tajam Loker Bodong, Minta Disnaker Tegas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Sentuh Hati Warga, Polres Nias Selatan Berbagi Kasih di Hari Jadi Ke-75 Humas Polri

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Percantik Akses Menuju Wisata, Desa Tugu Utara Bogor Geber Pengaspalan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Disharmonisasi Kepala Daerah vs OPD Marak, LPKAN: Banyak OPD Merasa Kebal karena Dibekingi Partai

Berita Terbaru

Opini

Di Bawah Payung Ortodoksi EkonomiĀ 

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:03 WIB