Home / DKI

Terkait Narasi ‘Sell Indonesia’, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Minta Singapura Intropeksi Diri

- Editor

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Amos Hutauruk

Ketua Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Amos Hutauruk

JAKARTA, Mediakarya – Sorotan tajam Media Singapura terhadap tekanan yang terjadi di pasar keuangan Indonesia dengan narasi “Sell Indonesia” mendapat reaksi keras dari Korps Alumni KNPI Jakarta Timur.

Ketua Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Amos Hutauruk kecewa dengan sorotan Media Singapura terkait pelemahan rupiah yang terjadi saat ini.

“Karena Rupiah adalah mata uang kebanggan Rakyat Indonesia. Media Singapura terkesan sedang ‘mentertawakan’ kondisi yang terjadi saat ini,” ujar Amos saat berbincang dengan wartawan, Rabu (10/6).

Menurut Amos narasi “Sell Indonesia” yang disorot Media Singapura sungguh menyakitkan. Amos pun meminta pihak Singapura untuk intropeksi diri.

“Singapura harus intropeksi diri. Karena Singapura banyak tergantung kepada Pemerintah Indonesia,” ujarnya berapi-api.

Menurut Amos karena keterbatasan wilayah dan ketiadaan sumber daya alam di negara singapura, maka Indonesia berbaik hati dijadikan sebagai pilar utama untuk pasokan energi, ketahanan pangan, komoditas industri, tenaga kerja, serta pasar investasi, untuk singapura.

“Singapura bergantung terutama dalam pasokan Energi dan Listrik Bersih dari indonesia,” ujarnya lagi.

Baca Juga:  Dinilai Berpengalaman dan Mumpuni, Juaini Sangat Cocok Jadi Kepala Dinas Bina Marga DKI

Selain itu lanjut Amos Singapura juga bergantung pada aliran gas alam dari Indonesia (seperti dari Blok Natuna dan Sumatra) untuk menggerakkan pembangkit listriknya.

“Bila terjadi gangguan pada pipa gas dari Indonesia, maka akan memicu ancaman krisis listrik di Singapura, yang akhirnya kota indah tersebut akan gelap gulita,” bebernya.

Kata Amos begitu juga dengan Ketahanan Pangan (Agribisnis) Sayur, Buah, dan Hewan Ternak untuk singapura. Karena tidak memiliki lahan pertanian, Singapura mengimpor berbagai kebutuhan pangan dari Indonesia.

“Salah satu contoh konkretnya adalah pasokan ayam hidup, sayur-mayur, dan babi hidup dari Pulau Bulan (Batam) untuk konsumsi isi perut warga Singapura,” ungkapnya.

Tak tanggung-tanggung Amos mendesak Presiden Prabowo Subianto memutus semua kontrak kerja terhadap singapura, dan mengambil semua aset yang ada di Singapura.

“Serta mempertimbangkan kembali kerjasama bilateral yang pernah di tandatangani Presiden Indonesia terdahulu,” tegasnya. (dri)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar
Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global
JUP Lakukan Perbaikan IPA Hutan Kota, PAM JAYA Berikan Bantuan Air melalui Emergency Mobil Tangki Selama Periode Gangguan
Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern
KAMAKSI Apresiasi Komitmen Bank Jakarta Hormati Proses Hukum
Wagub DKI Rano Karno Apresiasi Bank Jakarta Dukung Anugerah Jurnalistik MHT 2026, Dorong Karya Berkualitas Sambut 5 Abad Jakarta
PT JUP Lakukan Perawatan IPA Hutan Kota, Pelanggan Diimbau Menyiapkan Cadangan Air Selama Pasokan Terganggu
Imigrasi Tanjung Priok Perkenalkan JANGKAR PRIOK, Inovasi Pengaduan Terintegrasi bagi Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:42 WIB

Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:17 WIB

Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 20 Juli 2026 - 22:05 WIB

JUP Lakukan Perbaikan IPA Hutan Kota, PAM JAYA Berikan Bantuan Air melalui Emergency Mobil Tangki Selama Periode Gangguan

Senin, 20 Juli 2026 - 15:46 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:39 WIB

KAMAKSI Apresiasi Komitmen Bank Jakarta Hormati Proses Hukum

Berita Terbaru

Kantor Bank Indonesia  (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Diduga Ada Tekanan dari Istana

Senin, 27 Jul 2026 - 10:02 WIB

Ilustrasi (Foto: istiimewa)

Opini

Menakar Istilah “Londo Ireng” di Lingkungan Birokrasi

Senin, 27 Jul 2026 - 07:48 WIB