Terkait Pembukaan CFD, Wawali Bekasi: Kita Masih Tunggu Kepastiannya

- Editor

Senin, 8 November 2021 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Terkait wacana pembukaan Car Free Day (CFD) di Kota Bekasi, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono secara tegas mengatakan, masih menunggu keputusan tersebut.

Dikatakannya, saat ini Kota Bekasi seperti DKI Jakarta dan Bogor masuk ke dalam wilayah aglomerasi, sehingga masih menunggu DKI Jakarta kapan CFD tersebut akan digulirkan kembali.

“Masih menunggu DKI Jakarta, karena Kota Bekasi kan masuk wilayah aglomerasi, jadi kalau pun diadakan kembali CFD-nya, biar serentak,” tegas orang nomor dua di Kota Bekasi tersebut, Senin (8/11/2021).

Saat dikonfirmasi kapan waktunya, secara tegas Mas Tri kembali mengatakan, belum bisa ditentukan kapan waktu pemberlakuan kembali CFD. Karena didalamnya ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan.

“Belum tahu pasti kapan, apakah tahun depan atau setelah libur di tahun depan, belum tahu kepastiannya. Hanya saja yang pasti, jika CFD ini dibuka kembali, maka akan ada aturan-aturan ketat yang diberlakukan atau protapnya seperti apa,” ulasnya.

Baca Juga:  Dibangun Tanpa Ijin Pemkot, Tanggul Jalan Di Galaxy Diminta Untuk Dibongkar

Meskipun demikian, dirinya mengatakan, bahwa Pemerintah Kota Bekasi akan mempertimbangkan segala aspek dan kemungkinan yang ada jika CFD akan kembali diizinkan di Kota Bekasi.

“Kami tidak ingin mengambil resiko dengan bertambahnya lagi kasus Covid-19 di Kota Bekasi, jadi akan ada banyak aspek yang diperhitungkan nantinya,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Kota Bekasi masuk ke dalam wilayah aglomerasi. Seperti dikutip dari CNN Indonesia, wilayah aglomerasi merupakan lingkup wilayah Kabupaten atau Kota yang berdekatan atau saling menyangga yang mendapat izin melakukan pergerakan. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

NCW Tuding Wali Kota Bekasi Bohongi Publik Soal BEP PT Migas, Kejagung Justru Bongkar Korupsi Rp2 Triliun
Ketua Kadin Kota Bekasi Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir
GMNI Kota Bekasi Miris, Loker Fiktif Belum Ada Perhatian Serius
Tata Ulang Parkir Bagi ASN, Pemkot Bagi Klasifikasi Parkir Bagi Pejabat
Loker Palsu Di Bekasi Makin Menjamur, Dari Timur Pindah Ke Barat
NCW Bekasi Raya Skak DPRD dan Pemkot: Jangan Cuma Jago Tertibkan Pengemis, Shelter Terpadu Malah Mangkrak di Atas Kertas!
GMNI Kecewa Kepada Disnaker Kota Bekasi Yang Tidak Tegas Tindak Loker Palsu

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:56 WIB

NCW Tuding Wali Kota Bekasi Bohongi Publik Soal BEP PT Migas, Kejagung Justru Bongkar Korupsi Rp2 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Ketua Kadin Kota Bekasi Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:47 WIB

GMNI Kota Bekasi Miris, Loker Fiktif Belum Ada Perhatian Serius

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Tata Ulang Parkir Bagi ASN, Pemkot Bagi Klasifikasi Parkir Bagi Pejabat

Berita Terbaru

Opini

Gerakan Rakyat Lebih dari Sekadar Partai Politik

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:35 WIB

Mikhail Adam, Peneliti Ekopol di Nusantara Centre (Foto: Ist)

Opini

Ekopol Konstitusi Itu Peta Jalan Kedaulatan Kita

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:42 WIB