JAKARTA, Mediakarya – Keputusan Zainudin Amali yang mundur sebagai Menteri Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan memilih sebagai Wakil Ketua PSSI dinilai sebagai fenomena aneh dan di luar kewajaran.
Namun, tidak disangka, meski politisi Golkar itu tidak menjadi Menpora, dan memilih menjabat sebagai Wakil Ketua PSSI, namun Menteri BUMN Erick Thohir juga menghadiahi Amali sebagai Komisaris Independen PT Bank Mandiri (Persero).
Keputusan tersebut diambil setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada hari Selasa, (14/3/2023).
Lantas, berapakah gaji komisaris Bank Mandiri yang akan diterima Zainudin Amali? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Melansir dari laporan keuangan pada tahun 20222, Bank Mandiri melaporkan bahwa untuk membayar dewan direksi dan komisaris perusahaan selama tahun 2021, perusahaan telah membayarkan lebih dari Rp 740 miliar.
Di tahun tersebut, pendapatan komisaris tercatat naik dari tahun-tahun sebelumnya. Sedangkan pendapatan direksi perusahaan justru mengalami penurunan.
Sebelumnya, pakar komunikasi Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing mengungkapkan, mundurnya Zainudin Amali yang juga politisi Golkar itu dari Menpora tampak tidak normal. Bahkan dia menilai dengan posisi jabatan sebagai Waketum PSSI dapat disebut “turun tahta”.
“Seharusnya, sebaliknya. Keberhasilan seseorang memimpin PSSI yang “naik tahta” menjadi Menpora. Pengalaman keberhasilan memimpin PSSI digunakan dasar pijak memimpin dan memajukan organisasi-organisasi olahraga lainnya,” ujar Emrus dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Jumat (10/3/2023).
Karena itu, lajut Emrus, jika alasannya agar fokus bekerja untuk kemajuan PSSI sulit diterima akal sehat. Sebab, Erick Thohir sebagai pimpinan nomor satu di PSSI yang paling bertanggungjawab terhadap kemajuan pesepakbolaan Indonesia tidak mundur dari menteri BUMN.
“Dari ketidaknormalan tersebut, saya berhipotesa komunikasi politik, membuka peluang faksi tertentu di Golkar memberi dukungan politik kepada Erick Thohir, jika ia menjadi kandidat calon presiden atau calon wakil presiden pada pemilu 2024,” ungkapnya.***











