Umar Ojol Asal Kabupaten Sukabumi Diduga Jadi Korban Terlindas Mobil Rantis Aparat, Saat Kericuhan Usai Aksi Di DPR/MPR

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI, Mediakarya – Seorang pengemudi ojek online (ojol) asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diduga menjadi korban dalam peristiwa kericuhan usai aksi demonstrasi mahasiswa dan elemen masyarakat sipil lainnya di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, pada Kamis malam (28/8/2025).

Korban diketahui bernama Moh. Umar Amarudin (30 tahun), warga Kampung Sukamukti, Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang. Identitas Umar sebagai ojol diketahui dari data KTP yang beredar di media sosial, dan hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Desa Cikidang, Suhendra.

“Benar, warga kami. Informasi awal dari keluarga, katanya Umar enggak meninggal, jadi mungkin ada kesalahan nama atau simpang siur di informasi awal. Tapi betul, beliau korban yang dilindas (rantis polisi),” ujar Suhendra

Suhendra menjelaskan, Umar mengalami patah tulang punggung akibat insiden tersebut dan saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Pelni, Petamburan, Jakarta. Keluarga korban pertama kali mendapat informasi melalui grup ambulans.

Baca Juga:  Pengesahan RUU Ekonomi Syariah Optimalkan SGIE yang Disebut Gibran

“Ambulans desa sudah diberangkatkan ke Jakarta untuk menjemput Umar. Tapi tadi malam kabarnya tim belum bisa masuk ke lokasi rumah sakit karena kondisi masih genting,” jelasnya.

Menurut keterangan, Umar telah tinggal di Jakarta selama sekitar lima tahun untuk bekerja sebagai pengemudi ojol. Ia tinggal di sebuah kos-kosan dan hingga kini belum menikah.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait peristiwa yang menimpa Umar. Sebelumnya, video viral menunjukkan sebuah mobil rantis polisi melaju di tengah kerumunan massa dan melindas seseorang yang mengenakan jaket ojol. (eka)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC
Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa
Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni Dorong Daerah Perkuat Kemandirian Fiskal Lewat Inovasi
Wakil Ketua DPD RI Apresiasi MBG Diprioritaskan ke Daerah 3T
Program MBG Cacat dari Lahir, Etos Desak Kejagung Periksa Seluruh Yayasan dan Pemilik Dapur Kolektif
Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 
Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan
Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:42 WIB

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:59 WIB

Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:01 WIB

Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni Dorong Daerah Perkuat Kemandirian Fiskal Lewat Inovasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:22 WIB

Wakil Ketua DPD RI Apresiasi MBG Diprioritaskan ke Daerah 3T

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:39 WIB

Program MBG Cacat dari Lahir, Etos Desak Kejagung Periksa Seluruh Yayasan dan Pemilik Dapur Kolektif

Berita Terbaru