Unpatti: Pengembangan Pangan Lokal Dongkrak Ketahanan dan Kualitas SDM

- Editor

Jumat, 10 Mei 2024 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON, Mediakarya – Guru besar Universitas Pattimura (Unpatti) mengemukakan pengembangan sumber pangan lokal yang berkelanjutan dan adaptif dapat mengurangi kerentanan terhadap perubahan iklim dan meningkatkan kualitas Sumberdaya Manusia (SDM) baik di Maluku maupun Indonesia secara keseluruhan.

“Kualitas SDM internal salah satunya sangat ditentukan oleh ketersediaan pangan yang mencukupi dan merata sepanjang tahun, karena kecukupan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral, merupakan prasyarat terpenuhinya komponen dasar dalam menjamin pencapaian pertumbuhan fase emas generasi muda kita,” kata Guru besar Studi Ketahanan Pangan Unpatti Prof La Ega di Ambon, Maluku, Jumat.

Ia menjelaskan apabila kondisi pangan internal terpenuhi, maka selanjutnya kualitas SDM ditentukan oleh faktor eksternal yaitu kualitas pendidikan.

Pasalnya, kata dia, saat ini ketahanan pangan lokal Maluku rata-rata masih berada pada kisaran rentan yang lebar yaitu berkisar 30-70 persen, sementara sisa ketidakcukupan dipenuhi dari kegiatan impor luar daerah.

“Pemenuhan kebutuhan pangan lokal ke depan merupakan langkah strategis, karena selain membuat daerah lebih kuat dan mandiri dalam menjamin kualitas SDM masa depan, juga tentu lebih tahan terhadap berbagai pengaruh global, serta dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang sangat signifikan,” katanya.

Baca Juga:  Menuju Generasi Emas 2045, FIA UI Apresiasi GenRe Kota Depok Lewat “Stunting Warrior”

Dengan memperkuat pemenuhan dua sampai tiga komoditas pangan lokal saja, lanjutnya, sudah dapat memberi kontribusi tambahan terhadap pertumbuhan ekonomi di atas 2,5 persen di tengah ketahanan pangan yang masih tergolong belum memadai dan belum merata.

Sementara itu, kata dia, saat ini telah ditemukan kejadian yang memberi dampak besar bagi kualitas asupan gizi dan ASI untuk generasi emas usia 0 – 5 tahun yaitu tingginya angka stunting.

Untuk itu apapun potensi lahan, kata dia, harus dioptimalkan untuk ketahanan pangan lokal melalui program/kegiatan ekstensifikasi, intensifikasi, dan diversifikasi lahan.

“Dan di Maluku masih tersedia cukup luas yakni sebesar 64.111 hektare, namun untuk pemanfaatannya perlu didukung dengan penyediaan air yang lebih memadai untuk mengoptimalkan masa tanam,” katanya, dilansir dari antara.

Prof La Ega mengatakan ketahanan pangan lokal sendiri dapat dicapai jika dilakukan hilirisasi pertanian, terutama dengan mengembangkan pangan komposit kaya protein yang mengombinasikan berbagai potensi pangan lokal yang dimiliki, seperti beras analog, oat serealia-ubi-ubian, berbagai tepung pati termodifikasi, olahan pangan lokal yang distandarisasi dan diperbaiki tampilan dan rasanya.  (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Material Proyek Revitalisasi SMAN 2 Mazo Senilai Rp872 Juta Diduga Tidak Penuhi Standar
Penempatan Personel Berdasarkan Meritokrasi, GNK Apresiasi Kinerja SDM Polri
BPKN Desak Penindakan Tegas Beras Fortifikasi Bermasalah, Konsumen Harus Dilindungi
GNK Sebut Kasus Hukum Fahd Arafiq Tamparan Keras bagi DPP Golkar
Pencopotan Purbaya dari Jabatan Menkeu Langgar Etika Bernegara
Kasus OTT KPK Mengubur Wacana Sandingkan Tri Adhianto-Ranny Fahd Arafiq pada Pilkada Mendatang
Sekolah dan Guru Adu Inovasi AI di Acer Smart School Awards 2026, Hadiah Rp600 Juta
Penyidik Jampidsus Geledah 2 Ruangan Di Bapenda Kota Bekasi, Sejumlah Berkas Turut Dibawa

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:27 WIB

Material Proyek Revitalisasi SMAN 2 Mazo Senilai Rp872 Juta Diduga Tidak Penuhi Standar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:20 WIB

Penempatan Personel Berdasarkan Meritokrasi, GNK Apresiasi Kinerja SDM Polri

Jumat, 18 September 2026 - 08:06 WIB

BPKN Desak Penindakan Tegas Beras Fortifikasi Bermasalah, Konsumen Harus Dilindungi

Jumat, 18 September 2026 - 07:39 WIB

GNK Sebut Kasus Hukum Fahd Arafiq Tamparan Keras bagi DPP Golkar

Jumat, 18 September 2026 - 06:35 WIB

Pencopotan Purbaya dari Jabatan Menkeu Langgar Etika Bernegara

Berita Terbaru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Ist)

Opini

Purbaya dalam Kepungan “Serigala” Birokrasi

Sabtu, 19 Sep 2026 - 14:32 WIB

Teddy Indra Wijaya saat saat mengusir sejumlah direksi pengelola sektor tranportasi dalam acara Peresmian LRT jurusan Manggarai-Kelapa Gading pada 16 September 2026.

Opini

Semakin di Depan Teddy Semakin Tak Tahu Diri

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:17 WIB