Usai Dilantik Jadi Pj Bupati Bekasi,   Inilah 4 Program Kerja Prioritas Dani Ramdan

- Editor

Rabu, 25 Mei 2022 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat atau Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan. (Foto: Ist)

Penjabat atau Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan. (Foto: Ist)

BEKASI, Mediakarya – Penjabat atau Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan sudah menyiapkan empat program kerja prioritas. Program kerja ini berdasarkan hasil identifikasi masalah di Kabupaten Bekasi.

“Ada empat fokus permasalahan utama yang akan dijadikan program,” ucap Dani usai dilantik menjadi Pj Bupati Bekasi, Senin (23/5/2022) kemarin.

Program kerja pertama yakni pembangunan infrastruktur yang dikelompokkan menjadi tiga sub program. Yaitu bidang perhubungan seperti jalan, drainase dan PJU.

“Kemudian bidang permukiman seperti penuntasan air kotor, penyediaan air bersih, sampah dan rumah tidak layak huni. Terakhir infrastruktur pembangunan fasos dan fasum,” ucapnya.

Program kerja kedua yaitu mengurangi angka pengangguran bagi warga Bekasi. Pada program ini, dia mengatakan akan membentuk satgas dengan melibatkan berbagai instansi lintas sektoral.

“Tadi dalam diskusi muncul gagasan kami akan bentuk satgas pengangguran, nanti mungkin istilahnya akan kami diskusikan lagi. Bentuknya seperti satgas Covid-19, rapatnya intens, berbagai sektoral. Kami eksekusi bersama agar dari waktu ke waktu pengangguran bisa kita tuntaskan,” ucapnya.

Baca Juga:  Pj Bupati Bekasi Tugaskan RT dan RW Mendata Ulang Warga

Untuk pembangunan infrastruktur, Dani mengatakan akan melibatkan perusahaan dengan memanfaatkan program corporate social responsibility (CSR). Pada program ini, pihaknya juga akan membentuk satgas dari unsur Pemkab Bekasi dan perusahaan.

“Selain APBD akan kami efektifkan, APBN juga kita tarik, dan CSR. Karena di sini banyak aspirasi tadi bagaimana CSR ini bisa dikelola secara baik. Kami akan bentuk satgas khusus, tadi sudah ada kesediaan dari Apindo, Kadin dan pengelola kawasan industri untuk duduk bareng dalam satu komite agar nanti terang-benderang,” ungkapnya.

Program kerja yang menjadi priortas selanjutnya yaitu pemulihan ekonomi dan reformasi birokrasi, khususnya pelayanan kepada masyarakat. (Pri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang
Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil
Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit
Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar
Fenomena Kepala Daerah Andalkan Medsos Jadi Sarana Pencitraan: Menara Pasir Popularitas Pemimpin Populis
Pengelolaan Gedung Balai Rakyat Tak Dapat Kejelasan, Warga Desak Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Segera Dicopot
PDAB Tirtatama DIY Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Hadirkan Layanan Air Bersih Berkualitas
Pemkot Bekasi Serahkan Pengelolaan Pasar Baru Bekasi Kepada PTMP

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:37 WIB

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:30 WIB

Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:52 WIB

Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit

Senin, 27 Juli 2026 - 10:42 WIB

Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar

Senin, 27 Juli 2026 - 08:48 WIB

Fenomena Kepala Daerah Andalkan Medsos Jadi Sarana Pencitraan: Menara Pasir Popularitas Pemimpin Populis

Berita Terbaru

Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus.

Ekonomi & Bisnis

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:37 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nasional

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:13 WIB