Waketum MDI Desak Airlangga Pecat Pengurus DPP Yang Membangkang

- Editor

Sabtu, 30 Juli 2022 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Majelis Dakwah Islamiyah (MDI), Safrin Yusuf

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Majelis Dakwah Islamiyah (MDI), Safrin Yusuf

JAKARTA, Mediakarya – Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Majelis Dakwah Islamiyah (MDI), Safrin Yusuf mendesak Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto agar memecat kader Golkar yang kerap membangkang dan membuat gaduh internal partai.

Hal tersebut dikatakan Safrin, menyusul dengan pernyataan Haris Pratama di salah satu acara yang diduga mengandung ujaran kebencian terhadap Ketum Golkar Airlangga Hartarto.

Safrin menduga pernyataan Haris bukan serta merta karena inisiatif sendiri melainkan ada pihak-pihak di internal Golkar yang sengaja mencoba menggunakan Haris untuk melakukan ujaran kebencian terhadap Airlangga.

“Kenapa demikian, sebab kami menduga ada orang penting di internal Golkar di balik pernyataan Haris. Karena berdasarkan informasi yang berkembang ada pengurus DPP juga ikut memberikan sambutan melalui zoom dalam acara tersebut,” ujar Safrin kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (30/7/2022).

Safrin mengatakan, sebab sangat tidak elok oknum kader Golkar itu diduga menggunakan mulut orang untuk menyerang Ketum partainya sendiri.Padahal sebagai kader memiliki kewajiban menjaga marwah partai bukan malah sebaliknya melakukan tindakan yang tidak elegan.

“Kami menduga pernyataan Haris Pratama itu bukan secara spontan diucapkan saat memberi sambutan dalam acara tersebut tanpa ada bahasan sebelumnya,” katanya.

Jadi, kehadiran salah satu pengurus Golkar melalui zoom di acara itu tentunya menjadi pertanyaan besar. Sehingga muncul pertanyaan apa motif pernyataan Haris yang menyerang Ketum Partai Golkar.

Baca Juga:  Terungkap, Azis Syamsuddin Pernah Suap Mantan Penyidik KPK Rp3,1 Miliar

Safrin mengatakan, jika ada perbedaan cara pandang antarpengurus partai, seyogyanya tidak perlu ditunjukkan di ruang publik. Terlebih jika meminjam mulut untuk menyerang Ketum.

“Ada forum resmi yang digelar secara elegan. Padahal kita ketahui bersama bahwa Golkar merupakan partai yang matang dalam politik. Jika ada perselisihan di internal seharusnya diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat. Bukan malah sebaliknya membuat citra negatif terhadap Ketum Golkar,” tegas Safrin.

Oleh karena itu, sebagai pengurus organisasi sayap Partai Golkar yang membidangi keagamaan, Safrin meminta agar seluruh kader Golkar tetap tegak lurus terhadap fatsun partai.

“Jangan mengembangkan opini liar di ruang publik. Tindakan menghalalkan segala cara demi ambisi pribadi merupakan politik tanpa moral,” tandasnya.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada DPP Partai Golkar mengambil sikap tegas hingga sanksi pemecatan terhadap kader Golkar yang dinilai terus memperkeruh suasana di internal partai.

“Sebab kalau kader yang terus membangkang terhadap keputusan partai itu hanya jadi benalu, dan pada akhirnya akan merusak kewibawaan Partai Golkar itu sendiri. Pada gilirannya hanya dimanfaatkan lawan politik di luar Golkar,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

KPK Kembangkan Operasi Senyap, Pejabat Daerah Tunggu Giliran Terjaring OTT
KKP Layani 162 Dokumen Perizinan Nelayan Lewat Gerai Kampung Nelayan Merah Putih
Demo Masyarakat Pati Berujung Korban, Kapolri Didesak Copot Kapolda Metro Jaya
Di Bawah Kepemimpinan Bahlil, Marwah Golkar Kian Meredup
Kejar Target Penghematan 100 Triliun Prabowo Tutup 700 BUMN
Kemenhan Dapat Tambahan Anggaran APBN 2027 Jadi 189 Triliun
Prabowo Setujui Tunjangan Khusus Dokter Spesialis 30 Juta Tiap Bulan
Penutupan Muktamar Prabowo Sah Jadi Warga NU Seumur Hidup

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:47 WIB

KPK Kembangkan Operasi Senyap, Pejabat Daerah Tunggu Giliran Terjaring OTT

Selasa, 1 September 2026 - 18:35 WIB

KKP Layani 162 Dokumen Perizinan Nelayan Lewat Gerai Kampung Nelayan Merah Putih

Selasa, 1 September 2026 - 13:06 WIB

Demo Masyarakat Pati Berujung Korban, Kapolri Didesak Copot Kapolda Metro Jaya

Selasa, 1 September 2026 - 11:43 WIB

Di Bawah Kepemimpinan Bahlil, Marwah Golkar Kian Meredup

Selasa, 1 September 2026 - 02:38 WIB

Kejar Target Penghematan 100 Triliun Prabowo Tutup 700 BUMN

Berita Terbaru