Polda Metro Amankan Puluhan Orang Diduga Sabotase Demo DPR

- Editor

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa Aksi Depan Gedung DPR RI

Massa Aksi Depan Gedung DPR RI

Jakarta Media Karya – Polda Metro Jaya mengungkap temuan sejumlah barang berbahaya serta dugaan adanya pihak yang menyiapkan dana dan merekrut massa untuk menunggangi aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Dalam langkah pencegahan sebelum aksi berlangsung, polisi mengamankan 65 orang yang diduga berkaitan dengan upaya menunggangi demonstrasi.

Dari jumlah tersebut, dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, sementara puluhan lainnya masih menjalani pemeriksaan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan, polisi juga telah mengamankan dan menyita sejumlah barang bukti.

“Penyidik saat ini telah melakukan pengamanan dan penyitaan terhadap barang bukti,” kata Iman kepada wartawan di Jakarta.

Salah satu temuan yang menjadi perhatian polisi yakni dua unit airsoft gun lengkap dengan perlengkapannya. Polisi juga menyita 39 senjata tajam, satu tabung gas untuk airsoft gun, serta 25 gram gotri yang diduga digunakan sebagai peluru airsoft gun.

“Terhadap barang bukti yang diamankan, terdapat 39 pucuk atau unit senjata tajam, kemudian dua pucuk airsoft gun, satu tabung gas isi airsoft gun, kemudian 25 gram gotri untuk isi airsoft gun,” ujar Iman.

Selain senjata, polisi menemukan sejumlah barang lain yang dinilai berpotensi digunakan untuk melakukan kekerasan dalam aksi demonstrasi.

Barang-barang tersebut meliputi tiga stik golf, tujuh jeriken berisi bensin, 201 botol kaca beserta sumbunya, satu unit toa, satu botol cat semprot, dan 11 tas ransel.

Polisi menduga tas ransel tersebut disiapkan untuk membawa botol-botol kaca yang telah dirangkai dan diduga akan digunakan sebagai bom molotov.

Petugas juga mengamankan empat banner, empat strip tramadol, serta dua strip diazepam.

Iman menegaskan, langkah pengamanan tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah adanya pihak yang memanfaatkan atau menunggangi aksi demonstrasi.

Baca Juga:  Polres Garut Terjunkan Personel Kawal Pendistribusian Logistik Pemilu

“Kami melakukan langkah-langkah agar tidak terjadi penunggangan terhadap aksi unjuk rasa yang akan dilakukan,” katanya.

Penyediaan Dana

Selain mengungkap barang-barang yang diamankan, Polda Metro Jaya juga mendalami dugaan adanya pihak yang secara khusus merekrut massa sekaligus menyediakan dana untuk mempersiapkan aksi.

Polisi menyebut terdapat 10 orang yang diduga berperan sebagai perekrut dan penyedia dana.

Kesepuluh orang tersebut merupakan bagian dari 65 orang yang telah diamankan.

“Pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga terkait, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang terduga sebagai perekrut dan penyedia dana di dalam mempersiapkan aksi,” ujar Iman.

Penyidik kini masih menelusuri lebih jauh mengenai asal sumber dana, pola perekrutan massa, komunikasi antarpihak, serta tujuan dan peran masing-masing orang dalam rangkaian persiapan aksi.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat pihak tertentu yang secara sistematis berupaya menunggangi aksi demonstrasi.

65 Orang Diamankan

Iman mengatakan, pengamanan terhadap puluhan orang tersebut merupakan bagian dari tindakan pencegahan yang dilakukan Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Direktorat Siber.

“Ada beberapa upaya dan tindakan preventive strike dan preventive education yang diterapkan oleh Polda Metro Jaya. Dari rangkaian ini, ada 65 orang yang sudah diamankan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Direktorat Siber Polda Metro Jaya,” kata Iman.

Dari keseluruhan orang yang diamankan, polisi telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dan melakukan penahanan.

Sementara itu, pemeriksaan terhadap pihak lainnya masih berlangsung untuk mengungkap keterkaitan masing-masing dengan dugaan persiapan aksi.

Polda Metro Jaya memastikan proses pendalaman masih dilakukan, termasuk untuk mengungkap siapa penyandang dana, bagaimana massa direkrut, serta apa tujuan dari persiapan berbagai barang yang diamankan tersebut.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jangan Umumkan Kebijakan Mentah, Legislator Ini Desak Prabowo Benahi 3 Program Dinilai Bermasalah
Andre Rosiade: MBG Masih Dibutuhkan di Daerah, Evaluasi Jangan Hanya Karena Ramai Penolakan di Jakarta
Haidar Alwi: Sapaan Prabowo ke KSP Jenderal Listyo Sigit Cerminkan Komunikasi Kepemimpinan yang Solid
Direktur Program Daksinapati UI Sebut Karhutla 2026 Bukan Takdir, Tapi Pembiaran dan Pengkhianatan Terhadap Negara
FX Rudi Ungkap Rentetan Kebohongan Jokowi yang Membuatnya Kecewa Hingga Pilpres
Analisis Charta Politika: APBN 2025-2026 Bukti Prabowo Bukan Penerus Jokowi
Pengamat Ini Bongkar Skenario Besar di Balik Lengsernya Airlangga dari Ketum Golkar
Bos Charta Politika Ungkap Dipanggil Prabowo Lewat Seskab Teddy, Tolak Tawaran Jabatan
Massa Aksi Demonstrasi Gedung DPR RI

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Jangan Umumkan Kebijakan Mentah, Legislator Ini Desak Prabowo Benahi 3 Program Dinilai Bermasalah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Haidar Alwi: Sapaan Prabowo ke KSP Jenderal Listyo Sigit Cerminkan Komunikasi Kepemimpinan yang Solid

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Direktur Program Daksinapati UI Sebut Karhutla 2026 Bukan Takdir, Tapi Pembiaran dan Pengkhianatan Terhadap Negara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:13 WIB

FX Rudi Ungkap Rentetan Kebohongan Jokowi yang Membuatnya Kecewa Hingga Pilpres

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Analisis Charta Politika: APBN 2025-2026 Bukti Prabowo Bukan Penerus Jokowi

Berita Terbaru