DKI Raih WTP, Wakil Ketua Komisi C Soroti Kinerja BPAD

- Editor

Senin, 29 Mei 2023 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dibawah kepemimpinan penjabat Gubernur Heru Budi Hartono meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan daerah untuk yang keenam kalinya.

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Rasyidi mengapresiasi kinerja Pemprov DKI Jakarta yang untuk kali keenam berturut-turut berhasil mendapatkan opini WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

Kata Rasyidi, diberikannya opini WTP atas LKPD Tahun 2022 ini menjadi indikator bahwa Pemprov DKI bersungguh-sungguh mewujudkan good governance and clean government.

“Saya kira ini bagus. Artinya, kinerja Pemprov DKI sudah baik dinilai dari sisi keuangan,” ujar Rasyidi saat berbincang dengan wartawan, Senin (29/5).

Politisi dapil Jakarta Timur ini menjelaskan, pemberian opini WTP ini juga harus bisa menjadi trigger bagi seluruh jajaran Pemprov DKI untuk segera menindaklanjuti catatan-catatan atau arahan yang diberikan BPK.

“Salah satu yang perlu segera diselesaikan adalah terkait pendataan fasos-fasum dari pengembang,” bebernya.

Baca Juga:  CBA Minta KPK Panggil Kadis Perkimtan Kota Bekasi

Menurutnya, Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) harus melakukan akselerasi agar pendataan aset fasos-fasum ini bisa cepat rampung dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Kalau sudah ada Berita Acara Serah Terima atau BAST harus segera dicatatkan dan dikuatkan terkait legalitas kepemilikan lahan atau aset itu, jangan sampai diambil orang atau pihak lain. Kalau ada pengembang yang belum menyerahkan kewajiban fasos-fasum ya harus dikejar,” ungkapnya.

Loyalis Megawati Soekarnoputri ini mengungkapkan, para wali kota dan bupati juga harus mampu mengoordinir dan menginventarisir aset-aset yang ada di wilayah kerjanya bersama BAPD di tingkat wilayah.

“Kalau sudah dicatat juga harus dijaga betul jangan sampai dikuasai atau ada penyerobotan dari pihak lain. Sehingga, saya kira jika ini berjalan baik maka kejadian seperti di Pluit atau tempat lain tidak akan terjadi,” pungkasnya.(dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dua Kontingan Muaythai Kota Bekasi Lolos Final, Gasak Kabupaten Bekasi Dan Depok
Atlit Nasional Peraih Emas PON Di KO Atlet Muaythai Kota Bekasi
Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026
Kota Bekasi Sabet Emas Pertama Cabor Muaythai Di Hari Pertama, Unjuk Gigi Pada Porprov XV Jabar
Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar
Dinasti di Balik Kursi Sekda, Pembina Korps Alumni KNPI Bekasi Sentil Pelantikan Adik Ipar Tri Adhianto
Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah
Open Bidding atau Sandiwara? Adik Ipar Tri Adhianto Mulus Jadi Calon Sekda Kota Bekasi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:43 WIB

Dua Kontingan Muaythai Kota Bekasi Lolos Final, Gasak Kabupaten Bekasi Dan Depok

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Atlit Nasional Peraih Emas PON Di KO Atlet Muaythai Kota Bekasi

Rabu, 4 November 2026 - 13:31 WIB

Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026

Selasa, 3 November 2026 - 22:20 WIB

Kota Bekasi Sabet Emas Pertama Cabor Muaythai Di Hari Pertama, Unjuk Gigi Pada Porprov XV Jabar

Senin, 2 November 2026 - 17:15 WIB

Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar

Berita Terbaru