Komnas Anak Kecewa Inul Daratista Sempat Membela Saipul Jamil

- Editor

Selasa, 7 September 2021 - 02:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Komnas Anak buka suara mengenai aksi heboh Saipul Jamil usai bebas dari penjara. Arist Merdeka Sirait, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak,  Bersama beberapa jajaran Komnas Anak, menegaskan sangat menentang hal tersebut.

Roostien Ilyas, Dewan Pengawas Dewan Perlindungan Anak Komnas Anak, Bahkan kecewa dengan tindakan penyanyi dangdut Inul Daratista yang sempat membela mantan suami Dewi Persik ini.

“Saya seorang ibu, saya seorang perempuan, saya kecewa juga pada seorang yang bernama Inul Daratista yang mengatakan bahwa dia tidak suka Saipul Jamil dibully. Saya cuma pengen tanya sama Bu Inul, kalau anak Anda menjadi korban, apakah Anda juga akan bicara seperti itu, tolonglah kita semua berempati,” ujar Roostien di depan awak media, Senin (6/09/21)

Senada, Aris Merdeka Sirait benar-benar menyayangkan adanya aksi heboh penjemputan saipul jamil dengan mobil mewah serta kalungan bunga, bahkan Saipul dengan senyum lebar melambai-lambaikan tangan. Aris menilai hal ini tidak hanya melecehkan korban, namun juga para pegiat perlindungan anak.

Baca Juga:  Buka Muktamar Pengajian Al-Hidayah, Bahlil Minta Ibu-Ibu Perkuat Suara Golkar di Seluruh Pelosok Daerah

“Bahkan para pegiat pegiat perlindungan anak termasuk komnas perlindungan anak itu dilecehkan oleh peristiwa itu. Karena peristiwa atau kejadian atau apa yang dia lakukan kekerasan seksual itu merupakan tindak pidana khusus yang tidak boleh diekspos. Ini seolah-olah dia baru pulang dari satu laga pertandingan, menang gitu. Itu membuat sakit hati komnas perlindungan anak dan pegiat perlindungan anak,” ujar Arist.

Meskipun Saipul Jamil sudah menjalani masa tahanan atas kesalahannya, Aris pun mengatakan seharusnya pelaku kekerasan seksual seperti Saipul ini dipantau bahkan kalau perlu dipakaikan chips.

“kalau dalam konteks kejahatan seksual di mana pun di dunia itu harus sembunyi nggak menunjukkan diri maka di indonesia itu untuk memantau seperti saipul jamil harus dipasang chips. Supaya kita tau ke mana aja dia pergi, apakah dia akan melakukan kejahatan seksual lagi gitu lho” sambungnya.

Komnas Anak dengan tegas akan suarakan pemboikotan Saipul Jamil di televisi maupun media-media yang bisa dikonsumsi orang banyak.(HDS)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ketika Republik Makin Lupa Warisan Konstitusi
Indonesia Perlu Perkuat Deteksi Dini Kebakaran Hutan dan Lahan, Teknologi Satelit dan Analitik Data Jadi Kunci
BPKN RI: Meski ada Satgas Keamanan Pangan, Negara Perlu Hadir atasi Keracunan MBG dan Cemaran Lainnya
4 Tips Presentasi Menarik untuk Gaet Banyak Klien di Era 360 Marketing
IPPS Indonesia: Masyarakat Jabar Butuh Lapangan Kerja Bukan Kepala Daerah Penuh Citra
Dinilai Sosok Humanis, Etos Indonesia Dukung Komjen Asep Edi Suheri Gantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo
BPA pada Air Minum Dalam Kemasan Aman? Begini Tanggapan Ketua BPKN RI
Komjen Asep Edi Suheri Dinilai Figur Tepat untuk Gantikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:28 WIB

Ketika Republik Makin Lupa Warisan Konstitusi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:24 WIB

Indonesia Perlu Perkuat Deteksi Dini Kebakaran Hutan dan Lahan, Teknologi Satelit dan Analitik Data Jadi Kunci

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:46 WIB

BPKN RI: Meski ada Satgas Keamanan Pangan, Negara Perlu Hadir atasi Keracunan MBG dan Cemaran Lainnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:13 WIB

4 Tips Presentasi Menarik untuk Gaet Banyak Klien di Era 360 Marketing

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:02 WIB

IPPS Indonesia: Masyarakat Jabar Butuh Lapangan Kerja Bukan Kepala Daerah Penuh Citra

Berita Terbaru

Prof. Dr. Yudhie Haryono

Headline

Ketika Republik Makin Lupa Warisan Konstitusi

Selasa, 25 Agu 2026 - 08:28 WIB