JAKARTA, Media Karya – Polusi udara di Jakarta sudah masuk tahap mengkhawatirkan. Untuk itu diperlukan penanganan yang serius dari seluruh stakeholder di Jakarta.
Ketua umum Koalisi Pembangunan Jakarta (KPJ) Amos Hutauruk Pemprov DKI Jakarta mengingatkan agar program ‘langit biru’ untuk memberikan udara bersih bagi warganya kembali digerakkan secara massif.
“Jadi kita ingin udara kita ini bersih sehat, salah satunya dengan menggunakan mobil listrik kita mulai dengan kendaraan. Karena di dunia ini salah satu sumbangsih terbesar ada polusi udara adalah melalui kendaraan, asap knalpot kendaraan itu yang berkontribusi besar terhadap polusi udara,” ujar Amos saat berbincang dengan wartawan, Senin (28/8).
Selain itu, Amos mencontohkan salah satu negara maju. yakni Swiss yang tidak memperbolehkan kendaraan mobil jika bukan mobil listrik.
“Nah, kita komitmen mengarah ke situ tentu tidak mudah tetapi harus dimulai sejak saat ini,” bebernya
Amos juga mengapresiasi sejumlah langkah Pemprov DKI Jakarta untuk memulihkan kualitas udara.
Salah satunya adalah dengan mengambil inisiatif untuk mendorong percepatan perbaikan kualitas udara Jabodetabek melalui strategi pengendalian, uji emisi kendaraan bermotor, pengelolaan dan pertukaran data terpadu, serta inventarisasi emisi.
“Untuk mewujudkan program Langit Biru Jakarta, diperlukan upaya yang lebih agresif, termasuk tindakan kolaboratif di lingkup Jabodetabek. Kemudian peran serta masyarakat dengan beralih menggunakan transportasi publik massal dan memastikan kendaraan bermotornya lulus uji emisi.
Kualitas udara Jakarta bisa baik, itu bukan hanya dari peran pemerintah saja . Akan tetapi perlu adanya peran aktif masyarakat. Salah satunya adalah dengan menggunakan transportasi publik, melakukan uji emisi kendaraan bermotor, tidak membakar sampah dan lainnya,” ungkapnya. (dri)











