Presiden Prabowo Minta Masyarakat Videokan Pejabat yang Bertindak Arogan

- Editor

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo saat mengadiri sidang Paripurna di gedung DPR RI, Rabu (20/5/2026).

Prabowo saat mengadiri sidang Paripurna di gedung DPR RI, Rabu (20/5/2026).

JAKARTA, Mediakarya -Tindakan kewsewenang-wenangan aparat, baik itu sipil maupun militer acapkali di temukan di lingkungan pemerintahan. Tidak sedikit masyarakat yang menjadi korban arogansi dari Abdi Negara tersebut.

Untuk itu, Presiden Prabowo Subianto secara tegas meminta masyarakat untuk merekam dan mendokumentasikan menggunakan gawai (gadget) apabila menemukan tindakan sewenang-wenang yang dilakukan oleh aparat.

Hal ini sejalan dengan perlindungan hak konstitusional warga negara agar terhindar dari penyalahgunaan kekuasaan atau tindakan represif.

Bahkan, orang nomor satu di Republik Indonesia ini mengimbau kepada masyarakat untuk merekam video menggunakan ponsel dan dapat melaporkan langsung kepada dirinya.

“Rakyat kita sudah punya gadget semua, kalau ada kelakuan aparat yang tidak beres, saya minta rakyat video, langsung video. Jangan kau melawan, jangan dilawan, video saja, lapor langsung ke saya,” kata Prabowo saat mengadiri sidang Paripurna di gedung DPR RI, Rabu (20/5/2026).

Baca Juga:  Polres Sukabumi Kota Selidiki Kasus Tawuran Menewaskan Pelajar SMK

Prabowo juga memerintahkan kepada seluruh jajaran menteri dan kepala badan Kabinet Merah Putih untuk melakukan bersih-bersih di lembaganya dari aksi korupsi yang menghambat kemajuan perekonomian Indonesia.

“Jangan ragu-ragu. Yang melanggar, tindak. Sekali lagi, semua institusi pemerintah harus bekerja dengan baik. Kita harus menghilangkan korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan praktek-praktek yang menghambat perjalanan ekonomi kita,” katanya dikutip dari Antara.

Meski meyakini bahwa mayoritas aparatur sipil negara (ASN) sudah bekerja dengan baik dan tidak melakukan korupsi, namun dia menyoroti masih ada sedikit yang memiliki perilaku korup.

Karena nila setitik rusak susu sebelanga, untuk itu Prabowo kemudian meminta tindakan yang keras jika memang terdapat aparat terbukti melakukan korupsi.

Terkait upaya pengawasan, Prabowo mengimbau pejabat di pusat maupun pemerintah daerah di tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi, ikuti melakukan bersih-bersih di internal masing-masing.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ormas NU Magnet Elit Politik dan Penguasa
Aksi 27 Agustus Diduga Skenario Pengalihan Isu Politik
Berpotensi Jadi “Musuh dalam Selimut”, Prabowo Diminta Copot Menteri Warisan Jokowi
Pramono Anung Berpotensi Jadi Kuda Hitam Pada Pilres Mendatang
Kader Partai Demokrat Gelar Gerakan Langit Biru di Pantai Lagundri
Basarnas Evakuasi Dua Korban Kritis Pascagempa NTT dari Manggarai Timur
Isu Money Politik Warnai Pemilihan Ketum PBNU, Etos Indonesia: Jangan Sampai Arena Muktamar Jadi Ajang OTT
Gerak Cepat Tangani Bencana NTT, Pangkogabwilhan II dan Mentan Cek Kesiapan Posko

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Ormas NU Magnet Elit Politik dan Penguasa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Berpotensi Jadi “Musuh dalam Selimut”, Prabowo Diminta Copot Menteri Warisan Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Pramono Anung Berpotensi Jadi Kuda Hitam Pada Pilres Mendatang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Kader Partai Demokrat Gelar Gerakan Langit Biru di Pantai Lagundri

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Basarnas Evakuasi Dua Korban Kritis Pascagempa NTT dari Manggarai Timur

Berita Terbaru

Logo NU (Ist)

Politik

Ormas NU Magnet Elit Politik dan Penguasa

Minggu, 30 Agu 2026 - 07:21 WIB

Opini

Saat Ketua DPR Tak Tandatangani Surat Janji

Sabtu, 29 Agu 2026 - 20:27 WIB