Bukti Kegagalan Fungsi Pencegahan Hukum

- Penulis

Jumat, 10 September 2021 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Lapas Tangerang pasca terjadinya kebakaran

Kondisi Lapas Tangerang pasca terjadinya kebakaran

JAKARTA, Mediakarya  – Peristiwa kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanggerang pada Rabu (8/9/2021) dinihari kemarin dinilai sebagai tragedi kemanusiaan yang memilukan.

Direktur Center for Public Policy Studies (CPPS) Indonesia Bambang Istianto menilai tragedi tersebut seharunya menjadi cambuk untuk membenahi sistem penegakkan hukum secara fundamental.

“Artinya hulu hilir penegakkan hukum harus diperbaiki dengan serius. Karena itu, banyak variabel yang diurai secara seksama supaya menjadi prioritas utama sebagai landasan kebijakan yang lebih integral dan komprehensif,” kata Bambang kepada Mediakarya.id, Jumat (10/9/2021).

Menurut Bambang, lapas sebagai terminal terakhir dalam proses sistem penegakan hukum seharusnya tidak terbebani oleh fungsi yang berat.

“Misalnya proses pemidanan yang semakin sedikit para pelanggar hukum dimasukan dalam penjara dipastikan persoalan klasik over capacity tidak terjadi,” kata wakil ketua asosiasi ilmuwan administrasi negara (Asian) ini.

Bambang mengatakan, fungsi pencegahan hukum di hulu seharusnya menjadi perhatian penting bagi lembaga penegak hukum lainnya agar dibenahi bersama.

“Hilangkan ego sektoral di antara lembaga hukum yang lain. Selain itu mengevaluasi kembali sistem target memidanakan bagi pelanggar hukum,” katanya.

Baca Juga:  Pemerintah Dukung Keterwakilan Caleg Perempuan Minimal 30 Persen

Sebab, berdasarkan catatan yang dihimpun bahwa sebagian besar Lapas dihuni oleh napi Narkoba. Oleh karena itu, Bambang berharap agar pemerintah serius dan all out dalam pencegahan tindak pidana narkoba.

“Dengan demikian jika semakin sedikit orang masuk penjara maka pengeluaran uang negara untuk biaya operasional di lapas  bisa lebih dihemat,” tanadasnya.

Sebelumnya, Blok C II Lapas Kelas I Tangerang, Jalan Veteran, Kelurahan Sukasari, Kecamatan/Kota Tangerang, terbakar hebat, Rabu (8/9/2021) dini hari. Akibat insiden kebakaran itu, 40 narapidana (napi) dikabarkan tewas dan menyebabkan 40 orang terluka itu.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun petugas, kebakaran berawal sekitar pukul 02.30 WIB saat saksi mendengar teriakan kebakaran dari napi penghuni Blok C. Lalu saksi bersama anggota jaga Lapas Tangerang mengecek ke ruang tahanan Blok C.

Petugas berusaha melakukan evakuasi para napi di blok itu. Sebanyak 20 napi berhasil dievakuasi. Namun sebanyak 100 napi tidak berhasil dilakukan evakuasi karena api semakin membesar. Dugaan sementara api diduga berasal dari korsleting arus listrik.  (dji)

 

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pakar Komunikasi Kritisi Kesenjangan Alokasi Anggaran Media di Pemkot dan DPRD Kota Bekasi
Dittipideksus Bareskrim Polri Bongkar Perdagangan Sianida Ilegal
Uchok Sky Khadafi Kritik KPK soal Kasus Korupsi Blueray dan Bea Cukai, Desak Usut Seluruh Importir yang Terlibat
Pangdam Jaya Deddy Suryadi Beri Pembekalan Diklat SPPI Koperasi Desa Merah Putih 2026
Direktur SDR Kritik KPK Soal Kasus Blueray: Jangan Hanya Tangani Kasus Kecil
Pakar Komunikasi: Tri Adhianto Perlu Bangun Tim Komunikasi Publik yang Terintegrasi
Tersebar di Kalangan Media, KPK Diminta Dalami Dokumen Transaksi Atas Nama “Heri Setiyono”
Pangdam Jaya Tekankan Seleksi Transparan pada Sidang Parade Catar Akademi TNI 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:19 WIB

Pakar Komunikasi Kritisi Kesenjangan Alokasi Anggaran Media di Pemkot dan DPRD Kota Bekasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:48 WIB

Dittipideksus Bareskrim Polri Bongkar Perdagangan Sianida Ilegal

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:33 WIB

Uchok Sky Khadafi Kritik KPK soal Kasus Korupsi Blueray dan Bea Cukai, Desak Usut Seluruh Importir yang Terlibat

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:33 WIB

Pangdam Jaya Deddy Suryadi Beri Pembekalan Diklat SPPI Koperasi Desa Merah Putih 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:53 WIB

Direktur SDR Kritik KPK Soal Kasus Blueray: Jangan Hanya Tangani Kasus Kecil

Berita Terbaru