Timnas AMIN Soroti Dampak Tanggul Laut Raksasa Terhadap Ekosistem Laut

- Editor

Jumat, 12 Januari 2024 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Dewan Pakar Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) menyoroti rencana pembangunan tanggul laut raksasa (giant sea wall), yang didorong oleh Menteri Pertahanan sekaligus calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Anggota Dewan Pakar Timnas AMIN Ahmad Nur Hidayat di Jakarta, Jumat, mengatakan proyek tersebut bisa berdampak pada ekosistem laut dan pelestarian lingkungan.
​​​
​​​​”(Anggaran) Rp930 triliun sepanjang Pantai Pantura itu akan dibangun yang namanya giant sea wall. Menurut kami ini proyek yang mengada-ada,” kata Ahmad Nur Hidayat.

Ia menilai dari sudut pandang akademis, janji pembangunan tanggul laut raksasa tidak realistis, baik dari sisi pendanaan maupun realisasinya.

Menurut dia, dalam menerapkan sebuah kebijakan pembangunan, seharusnya sosok pemimpin menempatkan prinsip pelestarian lingkungan sebagai faktor yang utama.

Baca Juga:  Kader Partai Golkar Kota Bekasi Diminta Menangkan Airlangga Jadi Presiden

“Maka faktor lingkungan adalah hal yang harus kita perhatikan utama. Apalagi akhir-akhir ini kita punya masalah persoalan bagaimana perubahan iklim itu terjadi. Karena kita kemarin tidak atau abai melakukan pendekatan yang komprehensif dengan lingkungan,” ujarnya, dilansir dari antara.

KPU RI telah menetapkan peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.

KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kolaborasi PAM JAYA dan Pemkot JakTim, Prasarana Olahraga Tinju di Kampung Melayu Diresmikan Gubernur Pramono
Adi Suparto Bedah Prahara Sadap 2026: Jangan Hanya Lihat Kriminalnya, Ini Ujian Konstitusi!
Habiburokhman: Prestasi Listyo Jadi Nol Usai Sadap Presiden
Puji Listyo Kapolri Terbaik, Deklarator Relawan “Poros Prabowo Subianto Presiden” Desak Gerindra Copot Habiburokhman dari Ketua Komisi III
IPPS Sebut Prabowo-Jokowi Sama-Sama Toksik, Rakyat Hanya Jadi Korban Dua Gajah Bertarung
Kongsi Politik Sudah Pecah, Tersisa Jejak Pengkhianatan
Gerindra Harus Evaluasi Habiburrahman, Pemuji Listyo Sebagai Kapolri Terbaik
Kapolri Terbaik Versi Habiburrahman Kini Jadi Tersangka Akibat Menyadap Presiden

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 10:40 WIB

Kolaborasi PAM JAYA dan Pemkot JakTim, Prasarana Olahraga Tinju di Kampung Melayu Diresmikan Gubernur Pramono

Minggu, 8 November 2026 - 07:05 WIB

Adi Suparto Bedah Prahara Sadap 2026: Jangan Hanya Lihat Kriminalnya, Ini Ujian Konstitusi!

Sabtu, 7 November 2026 - 19:18 WIB

Habiburokhman: Prestasi Listyo Jadi Nol Usai Sadap Presiden

Sabtu, 7 November 2026 - 15:18 WIB

IPPS Sebut Prabowo-Jokowi Sama-Sama Toksik, Rakyat Hanya Jadi Korban Dua Gajah Bertarung

Sabtu, 7 November 2026 - 12:28 WIB

Kongsi Politik Sudah Pecah, Tersisa Jejak Pengkhianatan

Berita Terbaru

Ilustrasi  (Foto: Ist)

Opini

Polri Milik Negara Bukan Milik Kekuasaan

Minggu, 8 Nov 2026 - 08:37 WIB

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman (Foto: dok. Fraksi Gerindra)

Headline

Habiburokhman: Prestasi Listyo Jadi Nol Usai Sadap Presiden

Sabtu, 7 Nov 2026 - 19:18 WIB