DPC PDIP Kabupaten Bekasi Serahkan Pada Penegak Hukum

- Editor

Senin, 13 September 2021 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi melaporkan Hersubeno Arief, ke Polres Metro Bekasi, pada Senin (13/9/2021), terkait menyebarkan berita bohong Megawati Soekarnoputri sakit koma.

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi melaporkan Hersubeno Arief, ke Polres Metro Bekasi, pada Senin (13/9/2021), terkait menyebarkan berita bohong Megawati Soekarnoputri sakit koma.

JAKARTA, Mediakarya – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Soleman mengaku geram kepada penyebar berita bohong (hoax) yang menyebut bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Seokarnoputri tengah sakit koma dan dirawat di salah satu rumah sakit.

Berita hoax terkait sakitnya Ketum PDIP itu, lanjut Soleman menjadi perhatian dan simpati masyarakat Indonesia. Tidak terkecuali bagi kader banteng moncong putih di Kabupaten Bekasi.

“Banyak yang menghubungi saya, dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh partai politik dengan menanyakan kabar Ibu Megawati. Inilah bentuk rasa simpati dan kecintaan terhadap Ibu Megawati dan PDI Perjuangan,” ucap Soleman dalam keterangannya, Senin (13/9/2021).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi ini juga berharap, agar masyarakat lebih berhati-hati lagi untuk menggunakan media social dan tidak terpancing dengan kabar bohong. Sehingga, bisa terhindar dari masalah hukum dan dosa atas menyebarkan berita hoax.

“Sudahlah, hentikan membuat berita hoax dan atau menyerang melalui berita bohong. Kita fokus saja membangun negeri ini. Apalagi, saat ini masih ada pandemi Covid-19, bersama gotong-royong, kita selesaikan pandemi ini,” imbuh Soleman.

Terkait dengan kabar berita bohong tersebut, Soleman mempercayakan kepada penegak hukum untuk memeriksa terduga yang membuat dan menyebarkan hoax yakni, Hersubeno Arief. Sehingga, meminimalisir kegaduhan dan reaksi dari kader PDI Perjuangan.

“Bagi kami, Ibu Megawati Soekarnoputri bukan hanya sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan. Tetapi sebagai orangtua kami. Dan harga mati bagi kami, jika terduga pelaku tidak ditangkap,” tandasnya.

Baca Juga:  Baidowi: Koalisi Indonesia Bersatu Siap Dideklarasikan Secara Resmi

DPC PDIP Kabupaten Bekasi Laporkan Penyebar Berita Bohong

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi melaporkan Hersubeno Arief, ke Polres Metro Bekasi, pada Senin (13/9/2021), terkait menyebarkan berita bohong Megawati Soekarnoputri sakit koma. Laporan tersebut terdaftar dengan Nomor: LP/B/1277/IX/2021/SPKT/Polres Metro Bekasi/Polda Metro Jaya.

Kepala Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Didit Permana Putra mengatakan, ada seseorang terduga yang menyebarkan kabar berita bohong kepada publik, bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, sedang dalam kondisi sakit koma. Sehingga memancing reaksi masyarakat, dengan kebenaran kabar tersebut.

“Kami kader partai dibuat bingung dengan sebaran kabar di media social. Karena belum lama ini, Ibu Megawati memimpin rapat partai melalui zoom meeting,” ujar Didit kepada wartawan di Polres Metro Bekasi, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat.

Didit juga sangat menyayangkan, masih ada seseorang yang membenci Megawati Soekarnoputri dan khususnya PDI Perjuangan dengan menyebarkan berita hoax. Padalah, kontribusi partai banteng tersebut, sangat besar bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kita sering dijatuhkan dengan kabar hoax. Semoga, yang menyebarkan kabar hoax ini, mendapat ganjaran hukum yang setimpal,” tegasnya. (red)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati
Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga
Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”
IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power
Politisi PDIP Ini Sebut Tidak Seluruh Proses Perampasan Aset Menunggu Putusan Pemidanaan
Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi
IPPS Kritisi Cara KDM Tegur Camat Coblong Kota Bandung
Kompak Teriakkan “Lanjutkan”, Ratusan Warga Cijengkol Antar H.A. Saepuloh Daftar Calon Kades

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Politisi PDIP Ini Sebut Tidak Seluruh Proses Perampasan Aset Menunggu Putusan Pemidanaan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi

Berita Terbaru