APPHI Apresiasi Kebijakan Kuota Impor Daging yang Diberikan Pemerintah

- Editor

Senin, 12 Februari 2024 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Asosiasi Pengusaha Protein Hewani Indonesia (APPHI) mengungkapkan, dalam rangka menyambut Ramadhan dan Idul Fitri, stok daging sapi lokal maupun impor terpantau masih aman dan stabil.

Namun demikian, sejumlah pengusaha mengeluh lantaran semua pengajuan impor daging rata-rata kuotanya dikurangi. Meski stok aman, namun stok yang dimiliki oleh sejumlah pengusaha daging tergolong masih rendah bila dibandingkan tahun lalu.

“Memang pada dasarnya stok daging impor saat ini tergolong aman. Namun stok yang kami miliki tidak maksimal, sebab kuota impor daging dikurangi. Sehingga stok tidak sebanyak saat ramadhan dan idul fitri tahun lalu,” ujar Ketua APPHI Ahmad Fahmi dalam keterangannya belum lama ini.

Oleh karenanya, APPHI meminta pemerintah agar menambah kuota impor daging. Terlebih, tingkat konsumsi masyarakat  pada puasa dan lebaran tahun 2024 ini diprediksi akan mengalami kenaikan. Hal itu dikarenakan pelaku usaha mulai bangkit.

Kendati demikian, pihaknya juga mengaku bahwa suplai daging sapi dari negara-negara produsen masih mengalami gangguan akan suplai dikarenakan akibat dampak covid-19, sehingga tingkat produksi mengalami penurunan.

“Kendala lain di antaranya adanya iklim ekstrim. Jalur distribusi, truk sapi, pengapalan, suplai pekerja di negara produsen dan lainnya, masih mengalami hambatan untuk memulihnya pada efek pandemi 2020-2022,” kata dia.

Baca Juga:  Pengamat Nilai, Rencana Kenaikan PPN Akan Hambat Pertumbuhan Ekonomi

Untuk itu, APPHI berharap adanya penambahan sumber sumber suplai yang dapat di import dari tempat rumah potong tambahan dari negara yang telah disetujui dan maupun dari negara lain, sehingga, realisasi importasi dan harga daging sapi akan menjadi lebih baik dan sesuai perencanaan dengan ijin yang didapat oleh anggota APPHI

Sementara itu, menurunnya tingkat ketersediaan atau stok daging sapi secara nasional dikarenakan adanya pembatasan pengiriman antar  propinsi untuk produk daging dan turunan sapi lainnya.

“Dari perihal pembatasan  pembatasan tersebut, perlu adanya kejelasan yang lebih baik antar instansi dan  Pemerintah daerah agar pasokan daging aman konsumsi tidak terhambat dan  mengakibatkan gejolak pada suplai dan harga,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengakui terkait dengan pengadaptasian terhadap sistem perolehan rekomendasi dan perizinan dengan sistem yang baru, ada beberapa poin berpotensi memperlambat proses izin importasi di tahun berikutnya.

“Perlu di cermati, keterlambatan atas perijinan dapat mengakibatkan shortage dalam suplai seperti yang dialami pada bulan Lebaran 2022 dimana harga-harga daging melambung menjadi cukup tinggi,” pungkasnya. (Ant)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ribuan Anthurium Terbang ke Philipina Tiap Bulan, Stok Petani Tanaman Hias Karanganyar Menipis
Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Adhi Industri Siap Kawal Program Waste to Energy Pemerintah
Dukung Walikota Ngantor di RW, Ini Kata Ketua KADIN Kota Bekasi
BPKN Desak Penindakan Tegas Beras Fortifikasi Bermasalah, Konsumen Harus Dilindungi
Sekolah dan Guru Adu Inovasi AI di Acer Smart School Awards 2026, Hadiah Rp600 Juta
Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh
Perkuat Perlindungan Wisatawan dan Pariwisata Nasional, BPKN Dukung Asuransi Wajib Turis Asing

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:32 WIB

Ribuan Anthurium Terbang ke Philipina Tiap Bulan, Stok Petani Tanaman Hias Karanganyar Menipis

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Selasa, 22 September 2026 - 07:44 WIB

Adhi Industri Siap Kawal Program Waste to Energy Pemerintah

Senin, 21 September 2026 - 17:05 WIB

Dukung Walikota Ngantor di RW, Ini Kata Ketua KADIN Kota Bekasi

Jumat, 18 September 2026 - 08:06 WIB

BPKN Desak Penindakan Tegas Beras Fortifikasi Bermasalah, Konsumen Harus Dilindungi

Berita Terbaru

Ekonom Kwik Kian Gie (Foto: Ist)

Opini

Untung Ada Ekonom Kwik Kian Gie

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:45 WIB

Kapolres Nias Selatan saat terima perwakilan GMNI

Daerah

Kapolres Nias Selatan Terima Audensi Dari Perwakilan GMNI

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:48 WIB