Jadi BUMD Penyumbang Dividen Terbesar, Pemprov DKI Jakarta Apresiasi Bank DKI

- Editor

Sabtu, 20 April 2024 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Pemprov DKI Jakarta melalui Kepala Badan BP BUMD Provinsi DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono menyampaikan apresiasi atas kontribusi Bank DKI sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta yang menyumbang dividen terbesar bagi Provinsi DKI Jakarta. Hal tersebut disampaikan Nasruddin pada saat memberikan sambutan perayaan Halalbihalal dan Tasyakuran HUT Bank DKI ke-63 di Kantor Pusat Bank DKI, Jakarta pada Rabu (17/4/2024).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Badan BP BUMD, Direksi BUMD DKI Jakarta, Direksi, Dewan Komisaris, dan karyawan Bank DKI, hingga Direksi dan Dewan Komisaris Bank DKI periode 2006-2023, serta perwakilan pensiunan Bank DKI.

Berdasarkan Laporan keuangan audited, Bank DKI tahun 2023 mampu membukukan laba bersih sebesar Rp1,02 Triliun, melalui keputusan RUPS Tahunan Bank DKI Tahun Buku 2023 yang diselenggarakan pada 22 Maret 2024 lalu, Bank DKI telah menyalurkan dividen sebesar 32,00% atau senilai Rp326,44 Miliar dari laba bersih Bank DKI tahun 2023 sebesar Rp1,02 Triliun, atau dengan dividen payout sebesar 32%.

“Saya berharap peningkatan laba dan dividen Bank DKI yang semakin meningkat selaras dengan kinerja Bank DKI untuk mendukung terwujudnya Jakarta sebagai Global City dengan terobosan produk dan layanan perbankan yang inovatif dan adaptif,” ucap Nasruddin.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap Bank DKI yang selalu berkembang dan on track untuk menjadi pendorong utama dalam sinergi antar BUMD DKI Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Bank DKI, Amirul Wicaksono menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan dari Pemprov DKI Jakarta dan BUMD DKI atas hubungan baik dan sinergi yang telah terjalin selama ini sehingga Bank DKI dapat terus Bertumbuh, Berkelanjutan Bersama Jakarta.

Baca Juga:  Kurir JNE Surabaya Raih Prestasi Internasional di Sepak Bola Amputasi

Sebagai informasi, tahun ini Bank DKI berusia 63 tahun yang tepat jatuh pada tanggal 11 April dan diperingati dengan tema ‘Bertumbuh, Berkelanjutan Bersama Jakarta’.

“Tema HUT Ke-63 Bank DKI ‘Bertumbuh, Berkelanjutan Bersama Jakarta’ merupakan cerminan tekad Bank DKI untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Jakarta yang berkelanjutan serta hadir menjadi pilihan bagi masyarakat Kota Jakarta dengan berbagai produk dan layanan perbankan yang inovatif dan adaptif,” ujar Amirul.

CSR HUT ke-63 Bank DKI

Dalam kegiatan Halalbihalal dan Tasyakuran HUT ke-63, Bank DKI turut menyalurkan serangkaian inisiatif program CSR, berupa bantuan dana usaha kepada para purnabakti Bank DKI melalui program Probahtera (Program Purna Bakti Sejahtera) yang merupakan program pemberdayaan ekonomi keluarga pensiunan karyawan untuk memulai dan mengembangkan usaha, serta wujud komitmen pengembangan UMKM di Jakarta.

Pada kesempatan ini, Bank DKI juga memberikan Bantuan Biaya Pendidikan bagi sejumlah anak pensiunan yang berprestasi sebagai bentuk perhatian terhadap dunia pendidikan, dan diharapkan dapat menjaga keberlangsungan masa depan yang lebih baik untuk anak-anak pensiunan Bank DKI. Program bantuan dana pendidikan ini diberikan kepada anak-anak dari para purnabakti Bank DKI untuk jenjang pendidikan SMP, SMA, D4 dan S1.

Sekretaris perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menyampaikan bahwa program bantuan dana usaha dan pendidikan ini juga merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) PT Bank DKI Tahun 2023.

“Melalui program CSR, Bank DKI tidak hanya memberikan bantuan finansial, melainkan sebagai bentuk upaya memperkuat infrastruktur sosial, dan pendidikan. Bank DKI juga meyakini bahwa bantuan ini bukan hanya sekadar bentuk kepedulian, tetapi merupakan investasi bagi masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat,” tutup Arie. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

BTS 4G di Wilayah 3T Mulai Beroperasi, Kontraktor Klaim Tagihan Ratusan Miliar Belum Dibayar
Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026
Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar
Mendigitalkan Benteng Cukai, Menutup Celah Oknum
Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah
Kelas Barista Hingga Manajemen Digital, Cara Al Hikmah 2 Benda Cetak Santripreneur Lewat Ben Ngopi
Pengamat Ekonomi: Kasus Oplos Beras SPHP Bukan Soal 600 Ton, Tapi Soal Bobolnya Rantai Subsidi Negara
Bola Panas Dumas Pajak PT BCI di Banyuwangi Kini di Tangan Dirjen Pajak: Sudah Diterima Tiga Pintu, Tinggal Ditelaah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:34 WIB

BTS 4G di Wilayah 3T Mulai Beroperasi, Kontraktor Klaim Tagihan Ratusan Miliar Belum Dibayar

Rabu, 4 November 2026 - 13:31 WIB

Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026

Senin, 2 November 2026 - 17:15 WIB

Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar

Senin, 2 November 2026 - 07:28 WIB

Mendigitalkan Benteng Cukai, Menutup Celah Oknum

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah

Berita Terbaru