Bank Jatim dan NTB Syariah Tanda Tangani Perjanjian Pemegang saham

- Penulis

Kamis, 9 Mei 2024 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, Mediakarya – Bank Jawa Timur (Jatim) dan Bank Nusa Tenggara Barat (NTB) Syariah membentuk kelompok usaha bank (KUB) dengan menandatangani perjanjian pemegang saham pengendali (shareholder agreement).

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah sampai pada tahap penandatanganan ‘shareholder agreement’,” kata Penjabat (Pj) Gubernur Jatim Adhy Karyono melalui keterangan tertulis yang diterima di Surabaya, Rabu malam.

Menurutnya, dua Bank Pembangunan Daerah (BPD) itu telah membentuk KUB sesuai peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 12/pojk.03/2020.

Adhy menjelaskan Peraturan OJK tersebut mensyaratkan BPD yang memiliki modal inti di bawah Rp3 triliun harus menjalin KUB dengan bank yang memiliki modal inti di atas Rp3 triliun.

“Tercatat modal inti yang dimiliki Bank Jatim per Maret 2024 telah mencapai Rp11,12 triliun, sehingga syaratnya telah terpenuhi,” ujarnya.

Pj Gubernur Adhy mengisahkan rencana pembentukan KUB Bank Jatim dengan NTB Syariah telah dimulai sejak lama.

“Pembentukan KUB Bank Jatim dan NTB Syariah tidak terjadi secara tiba-tiba tetapi ada perjalanan panjang yang dilalui,” ucapnya.

Diawali dari perhitungan bahwa KUB Bank Jatim dan NTB Syariah akan saling menguntungkan.

Baca Juga:  Jaga Air Bersih Tetap Berkualitas, Reservoir Komunal Jadi Inovasi Unggulan PAM JAYA

“Penandatanganan shareholder agreement yang berlangsung hari ini di Mataram menjadi puncaknya bahwa kita betul-betul bersatu. Kita bertekad Bank Jatim dan NTB Syariah akan sama-sama membawa kemajuan bagi perbankan dan juga untuk pemerintah dan masyarakat,” ucapnya, dilansir dari antara.

Pj Gubernur Adhy menandaskan Bank NTB Syariah telah tepat memilih Bank Jatim sebagai mitra KUB dengan berbagai alasan.

Antara lain berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 6 Mei 2024, perekonomian Jatim pada kuartal 1 tahun 2024 dibanding kuartal 4 tahun 2023 tumbuh sebesar 1,16 persen. Jika dibandingkan kuartal I tahun 2023 ekonomi Jatim tumbuh sebesar 4,81 persen.

Kemudian capaian produk domestik regional bruto (PDRB) Jatim tahun 2023 berhasil memberikan kontribusi sebesar 14,22 persen terhadap pembentukan produk domestik bruto (PDB) Indonesia.

“Selain itu berkontribusi sebesar 24,99 persen terhadap PDRB Pulau Jawa. Pertumbuhan ekonomi Jatim juga diiringi dengan tingkat inflasi yang terkendali sebesar 2,92 persen year to date atau y-to-d. Ini menunjukkan inklusifitas capaian pertumbuhan ekonomi yang signifikan, dengan tingkat inflasi sesuai sasaran kurang dari tiga persen,” kata Pj Gubernur Adhy. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit
Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional
Renovasi Rumah Dinas Ketua DPRD Sukabumi Disorot, Mahasiswa Pertanyakan Efisiensi Anggaran Rp1 Miliar
Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat, Yusuf Nache Hadiri Rakor Bersama Mensos
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Pemkab Nias Selatan Gelar Bimtek SIPD BMD untuk Benahi Penataan Aset Daerah
Dipeluk, Bukan Dipukul
Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:02 WIB

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:29 WIB

Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:50 WIB

Renovasi Rumah Dinas Ketua DPRD Sukabumi Disorot, Mahasiswa Pertanyakan Efisiensi Anggaran Rp1 Miliar

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:48 WIB

Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat, Yusuf Nache Hadiri Rakor Bersama Mensos

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:10 WIB

Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan

Berita Terbaru

Adi Suparto: Pakar Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik

Headline

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Jun 2026 - 22:02 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat didatangi para siswa SD di Jakarta.

DKI

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 14:34 WIB