Bank Jatim Dukung Pendanaan Pengembangan JIIPE Gresik

- Penulis

Senin, 13 Mei 2024 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, Mediakarya – Bank Jatim memberikan dukungan pendanaan untuk pengembangan kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) di Kabupaten Gresik dengan menandatangani nota kesepakatan (MoU) dengan PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS).

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur (Jatim) Adhy Karyono di Gresik, Senin meyakini kerja sama tersebut sangat strategis karena PT BKMS adalah perusahaan yang bertanggung jawab dalam melakukan pembangunan fisik dan pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE di kabupaten setempat.

“MoU ini menjadi bentuk nyata dukungan perbankan di Jatim untuk bisa masuk di dalam pendanaan kepada mitra-mitra yang menjadi objek kita di kawasan JIIPE,” ujarnya, usai menyaksikan penandatanganan MoU.

Pj Gubernur Adhy berharap dukungan kerja sama nantinya mampu memberikan penguatan terhadap ekosistem di kawasan JIIPE. Selain itu menjadikan Jatim menjadi Provinsi yang paling nyaman untuk berinvestasi.

“Bank Jatim yang sudah memiliki aset Rp103 triliun akan bertambah sebesar Rp150 triliun. Kita berharap kekuatan ini bisa menguatkan ekosistem di kawasan JIIPE. Mudah-mudahan investasinya semakin meningkat dan menjadi yang paling nyaman di Jatim,” katanya, dilansir dari antara.

Pj Gubernur Adhy menyatakan MoU di antara kedua belah pihak diharapkan mampu berkontribusi merealisasikan target investasi sebesar 7 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp100 triliun lebih dalam kurun waktu lima tahun yang ditetapkan pemerintah.

Baca Juga:  Pilbup Limapuluh Kota Dihantui Tuduhan Ijazah Palsu, Masyarakat Tunggu Tindak Lanjut Polisi

Selain itu juga diharapkan melalui kerja sama ini mampu merealisasikan target penyerapan tenaga kerja di kawasan JIIPE. Dalam waktu 15 tahun sejak tahun 2021 ditargetkan bisa menyerap 200 ribu orang tenaga kerja.

“Saya yakin target itu bisa tercapai. Oleh karena itu saya beserta jajaran menjaga agar investasi di Jatim tetap berjalan dengan baik dan memenuhi target yang telah ditetapkan bersama. Memang untuk mencapai target tersebut tidak mudah. Ini menjadi tugas bersama, sehingga perlu kerja keras, kekompakan dan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan,” tuturnya. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice
Nache Pimpin Rapat Perdana Penyusunan Ranperda LP2B Nias Selatan Tahun 2026
IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC
Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Kolaborasi Bank Jakarta & Bapenda DKI Jakarta di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa
Jakarta On The Spot Oleh Polres Metro Bekasi Kota Disambut Hangat Warga
Truk Besar Parkir Sembarangan Di Kolong Fly Over Cipendawa, Pemerintah Tutup Mata
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:48 WIB

Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:50 WIB

Nache Pimpin Rapat Perdana Penyusunan Ranperda LP2B Nias Selatan Tahun 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:42 WIB

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:01 WIB

Kolaborasi Bank Jakarta & Bapenda DKI Jakarta di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:59 WIB

Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa

Berita Terbaru