Home / DKI

Loyalis Megawati Desak Jam Operasional Kawasan Monas Hingga Malam Hari

- Editor

Jumat, 26 Juli 2024 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,Media Karya- Jam operasi kawasan Monumen Nasional (Monas) yang hanya sampai pukul 16.00 WIB mendapat sorotan tajam sekretaris fraksi PDIP Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo.

Loyalis Megawati Soekarnoputri ini mendesak agar jam operasional kawasan Monas sampai malam, seperti sebelum pandemi COVID-19.

Menurut politisi yang sudah 3 periode menjadi wakil rakyat Jakarta ini kawasan Monas memang masuk di dalam ring 1 negara, namun jam tutup 16.00 WIB saya pikir terlalu cepat.

“Kita juga tahu bahwa jam ini sebenarnya menyesuaikan jam saat COVID-19. Seharusnya jam berkunjung dikembalikan kembali ke asal,” ujar Rio saat berbincang dengan wartawan, Kamis (24/7/2024).

Menurut anggota Komisi A itu semestinya pengelola tak menjadikan letak Monas di ring 1 sebagai alasan. Rio mencontohkan area ring 1 di negara lainnya di dunia yang justru dijadikan destinasi wisata.

“Letak Monas di ring 1 tidak boleh dijadikan alasan untuk pengelola menutup kawasan Monas ini lebih cepat Toh, jika kita bandingkan dengan tempat-tempat strategis ring 1 di negara lain, misal di Moskwa, Paris, dan lain-lain justru menjadi destinasi wisata,” bebernya.

Baca Juga:  Diujung Tanduk, Legislator Kebon Sirih Desak Audit Kinerja Direksi Transjakarta

Rio mengusulkan lebih baik sistem pengamanan di kawasan Monas lebih ditingkatkan untuk meminimalisasi risiko gangguan di kawasan ring 1. Jika jam kunjungan dibatasi, kata dia, justru dikhawatirkan pengunjung akan membeludak di jam tertentu.

“Pengelola sebaiknya fokus saja pada peningkatan kualitas pelayanan serta keamanan di Monas khususnya berkaitan dengan fasilitas pengunjung di dalamnya,” ungkapnya.

Kata Rio, Monas sebagai ikon Jakarta adalah pusat destinasi bagi wisatawan domestik yang datang dari banyak tempat.

“Bila jadwal kunjungan dibatasi hingga jam 4 saja, dikhawatirkan pengunjung justru membeludak dan kawasan Monas menjadi tidak kondusif,” pungkasnya. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
PAM JAYA Raih Penghargaan Kearsipan 2026, Kantongi Predikat Sangat Memuaskan
Pansus PTSL DPRD Minta Gubernur dan GTRA Tuntaskan Residu PTSL
Ketum LPKAN Apresiasi Gebrakan Kapolri Jenderal Suyudi: Agresif Berantas Narkoba dan Pelototi APBD
Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’
Kasudin CKTRP Jakarta Timur Minta Pengelola Paham Keandalan Gedung
Munjirin Ingatkan Pemilik Gedung Antisipasi Bahaya Kebakaran

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:05 WIB

PAM JAYA Raih Penghargaan Kearsipan 2026, Kantongi Predikat Sangat Memuaskan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Pansus PTSL DPRD Minta Gubernur dan GTRA Tuntaskan Residu PTSL

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Ketum LPKAN Apresiasi Gebrakan Kapolri Jenderal Suyudi: Agresif Berantas Narkoba dan Pelototi APBD

Berita Terbaru

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Tamsil Linrung.

Opini

Menemukan Arah Baru Politik Umat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:50 WIB