SAC Desak APH Awasi Penggunaan Anggaran di KPU Kabupaten Bekasi

- Editor

Senin, 11 November 2024 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor KPU Kabupaten Bekasi (Ist)

Kantor KPU Kabupaten Bekasi (Ist)

BEKASI, Mediakarya – Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Syndicate Against Corruption (SAC) memertanyakan terkait transparansi penyerapan anggaran Pilkada serentak 2024 di KPU Kabupaten Bekasi.

Rafli selaku bidang kajian dan advokasi mengatakan, momentum Pilkada serentak yang menggunakan anggaran negara tersebut seharusnya penyerapannya diperlukan transparansi kepada publik.

“Dalam hal ini kami menegaskan kepada KPU Kabupaten Bekasi harus selalu mengedepankan prinsip akuntabel dan transparan, baik dalam tahapan pemilihan maupun pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan, sehingga dapat menghasilkan kepala daerah yang legitimate dan terbaik, apalagi uang yang digunakan ini berasal dari APBD rakyat,” ungkap Rafli di Cikarang, Minggu. (10/11/2024).

Selanjutnya, ia juga mengungkapkan bahwa adanya dugaan mark up anggaran di beberapa kegiatan KPU Kabupaten Bekasi.

Terkait dengan beberapa kegiatan KPU, pihaknya meminta lembaga penyelenggara pemilu itu menyampaikan kepada publik, sehingga tidak merugikan keuangan negara.

Baca Juga:  Lemkapi minta Bareskrim Usut Dugaan Penistaan Agama oleh Pdt Gilbert

“Dari beberapa yang kami ketahui terkait kegiatan yang sudah dijalankan oleh KPU Kabupaten Bekasi kami menduga adanya ketidaksesuaian antara realisasi anggaran dengan hasil beberapa kegiatan tersebut, maka kami sebagai masyarakat ingin meminta transparansi yang jelas terkait dengan penyerapan anggaran dari beberapa kegiatan yang memang sudah berjalan,” lanjutnya.

Dalam hal ini juga Rafli meminta kepada Aparat penegak Hukum (APH) yang ada di Kabupaten Bekasi untuk terus berupaya mendorong peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara khususnya terkait dengan penyerapan anggaran di KPU Kabupaten Bekasi.

“Hal ini guna meminimalisir terjadinya Tindak Pidana Korupsi di lingkungan KPU , maka kami juga meminta kepada APH yang ada di Kabupaten Bekasi untuk terus berupaya mengawasi beberapa program serta penyerapan anggaran yang dijalankan oleh KPU Kabupaten Bekasi,” tutupnya. (Sygy)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dugaan Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022 Beredar, Kuasa Hukum Berharap Putusan MA Dipatuhi
Sekjen LPKAN: Jangan Sederhanakan Korupsi Jadi Suap, Business Judgment Rule Bukan Tameng Kebal Hukum
Pakar Komunikasi Politik Ungkap Capaian Tinggi Tapi Kepuasan Menurun, Bukti Ada Kesenjangan Komunikasi Pemerintah
FX Rudi Ungkap Rentetan Kebohongan Jokowi yang Membuatnya Kecewa Hingga Pilpres
Pengamat Ini Bongkar Skenario Besar di Balik Lengsernya Airlangga dari Ketum Golkar
Mandat Rakyat vs Arogansi Jabatan, Ganjar dan KDM Beda Sikap Hadapi Kritik Warga
Ahmad Safrudin Desak Alih Fungsi Hutan dan Gambut Dihentikan, Karhutla Ancam Kesehatan dan Iklim
Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Dugaan Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022 Beredar, Kuasa Hukum Berharap Putusan MA Dipatuhi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Sekjen LPKAN: Jangan Sederhanakan Korupsi Jadi Suap, Business Judgment Rule Bukan Tameng Kebal Hukum

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Pakar Komunikasi Politik Ungkap Capaian Tinggi Tapi Kepuasan Menurun, Bukti Ada Kesenjangan Komunikasi Pemerintah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:13 WIB

FX Rudi Ungkap Rentetan Kebohongan Jokowi yang Membuatnya Kecewa Hingga Pilpres

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Pengamat Ini Bongkar Skenario Besar di Balik Lengsernya Airlangga dari Ketum Golkar

Berita Terbaru