Home / DKI

Wagub Rano Berharap Pendatang Baru Bisa Membangun Jakarta Secara Bersama-sama Dengan Masyarakat Jakarta

- Editor

Sabtu, 29 Maret 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya-Meski tidak ada operasi yustisi pasca lebaran 2025, Pemprov DKI Jakarta berjarak agar para pendatang baru bisa berjuang keras menghadapi persaingan dengan warga lain.

Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta Rano Karno mempersilakan calon pendatang baru beradu nasib di Jakarta pasca-Lebaran 2025. Ia juga berpesan agar para pendatang baru bisa berjuang keras menghadapi persaingan dengan warga lain.

“Silakan datang, berjuang keras di Jakarta. Tapi, marilah kita isi semua dengan aturan yang memang harus kita sepakati bersama,” kata Rano, usai menghadiri acara andilan potong kerbau di Agro Edukasi Wisata Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu (29/3/2025).

Hanya saja, Rano menekankan agar calon pendatang baru sebaiknya berangkat bermodalkan keterampilan. Tanpa itu, menurut Rano, para pendatang baru dikhawatirkan akan kalah saing dengan warga Jakarta.

“Kita imbau jangan kosong-kosong. Kalau enggak punya keterampilan, akan bersaing sendiri dengan masyarakat Jakarta. Skill itu menjadi penting. Jadi, marilah kita bersama-sama membangun Jakarta,” bebernya.

Baca Juga:  Jelang Coblosan 27 November Mendatang, Tim Pemenangan Pram-Rano Siapkan Strategi Khusus

Pemeran si Doel ini berharap para pendatang baru tersebut bisa membangun Jakarta secara bersama-sama dengan masyarakat Jakarta.

“Bang Anung membuka diri, siapa pun mau ke Jakarta, silakan, karena kita juga tahu bahwa Jakarta menjadi satu harapan,”pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Jakarta memprediksi adanya sekitar 10.000 hingga 15.000 pendatang yang masuk ke Jakarta setelah Lebaran 2025.

Kepala Disdukcapil Jakarta, Budi Awalludin, menyatakan, jumlah ini mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Jumlah pendatang ke Jakarta untuk tahun 2025 diprediksi sekitar 10.000 sampai dengan 15.000 jiwa,” ujar Budi, saat dikonfirmasi, Minggu (23/3/2025).

Berdasarkan data Disdukcapil, arus pendatang ke Jakarta dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren penurunan.

Pada tahun 2023, tercatat sebanyak 25.931 pendatang, sementara pada tahun 2024 jumlahnya turun menjadi 16.207 orang. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah
Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang
Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu
Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
Danramil Taman Sari Datangi SMAN 17 Jakarta, Siswa Diimbau Hindari Tawuran dan Bullying
Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
PAM JAYA Raih Penghargaan Kearsipan 2026, Kantongi Predikat Sangat Memuaskan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Danramil Taman Sari Datangi SMAN 17 Jakarta, Siswa Diimbau Hindari Tawuran dan Bullying

Berita Terbaru

Anggota DPR RI Fraksi PKS, Tifatul Sembiring (ist)

Hukum

Politisi PKS Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng

Minggu, 1 Nov 2026 - 18:22 WIB