Danpom TNI Ungkap Bukti Setoran Dalam Kasus Penembakan Tiga Anggota Polri Saat Grebek Judi Sabung Ayam Lampung 

- Editor

Jumat, 2 Mei 2025 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arena judi sabung ayam Lampung.

Arena judi sabung ayam Lampung.

JAKARTA, Mediakarya – Terkait dengan isu adanya uang setoran (jatah preman) kepada oknum penegak hukum dalam kasus judi sabung ayam di Lampung ternyata bukan sekedar rumor.

Uang setoran kepada oknum tertentu itu diduga jadi pemicu penembakan dan pembunuhan terhadap tiga polisi di Lampung,

Hal tersebut berdasarkan temuan Detasemen Polisi Militer II/3 Lampung terkait bukti transfer yang diduga berhubungan dengan isu tersebut. Bukti itu siap diungkap dalam persidangan.

Adanya setoran uang judi sabung ayam dalam perkara tewasnya tiga polisi di Way Kanan, Lampung ternyata bukan sekedar isu belaka.

Komandan Denpom II/3 Lampung Mayor CPM Haru Prabowo mengonfirmasi temuan penyidik soal bukti transfer tersebut.

Hal itu disampaikan Haru saat gelar konferensi pers penyerahan berkas perkara kasus penembakan tiga polisi yang tewas saat menggerebek judi sabung ayam di Way Kanan Lampung, ke Oditurat Militer (Otmil) I-05 Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (30/4/2025) kemarin.

“Dari hasil pemeriksaan, kami menemukan adanya bukti transfer yang diduga ada kaitannya dengan isu uang setoran judi sabung ayam,” ungkap Haru.

Baca Juga:  Aktualisasi Wawasan Kebangsaan Dibutuhkan Di Era Digital

Namun, Mayor Haru enggan membeberkan nominal bukti transfer diduga hasil judi sabung ayam tersebut.

“Nanti saat persidangan akan tahu berapa nominalnya. Intinya bukti transfer sudah tercatat dalam berkas perkara yang kami limpahkan kepada Oditurat Militer 1-05 Palembang,” tutur Haru.

Perwira TNI itu menegaskan bahwa proses penyelidikan berlangsung ketat dan teliti.

“Penyidik memeriksa 28 saksi secara intensif. Ini bukan sekadar penyidikan biasa, tetapi bentuk komitmen kami dalam menegakkan supremasi hukum di tubuh TNI,” tegas Haru.

Melansir JPNN, ia juga memastikan penanganan kasus yang menewaskan tiga polisi itu tidak ditutup-tutupi.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa hukum tetap berjalan, siapa pun pelakunya akan ditindak,” kata Haru singkat.

Diketahui, kasus penembakan ini terjadi pada Senin 17 Maret 2025 lalu, tiga polisi tewas dalam insiden tersebut.

Dalam perkara ini, anggota TNI Kopda Basar sudah ditetapkan sebagai tersangka utama dan dijerat pasal pembunuhan.

Selain Kopda Basar dalam kasus ini serta Peltu Lubis juga terlibat dalam tindak pidana perjudian.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dinilai Mirip Jokowi, Publik Diminta Tidak Terjebak Gaya Pencitraan KDM
Timnas Garuda Keok, Erick Thohir Didesak Mundur
Filosofi Sepak Bola Pelatih Persija STY Sejalan dengan Transformasi Bank Jakarta
Bank Jakarta Jadi Energi Persija Buru Gelar Juara Liga Indonesia
Di Balik Layar Fashion Show: Satu Dunia, Beda Bidang
Perkuat Literasi di Kepulauan Seribu, Tim Dosen UNJ Gandeng Karang Taruna Menjadi Agen Literasi
IPW Desak Kadiv Propam Polri Segera Periksa Dittipideksus Bareskrim Polri
Politisi PDIP Ini Sebut Tidak Seluruh Proses Perampasan Aset Menunggu Putusan Pemidanaan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Dinilai Mirip Jokowi, Publik Diminta Tidak Terjebak Gaya Pencitraan KDM

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Timnas Garuda Keok, Erick Thohir Didesak Mundur

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Filosofi Sepak Bola Pelatih Persija STY Sejalan dengan Transformasi Bank Jakarta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Bank Jakarta Jadi Energi Persija Buru Gelar Juara Liga Indonesia

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Di Balik Layar Fashion Show: Satu Dunia, Beda Bidang

Berita Terbaru

PAM JAYA memperkuat budaya K3 bersama mitra kerja untuk memastikan keselamatan pekerja, masyarakat, dan keberlanjutan pembangunan jaringan perpipaan Jakarta.

Ekonomi & Bisnis

PAM JAYA Perkuat Komitmen K3 Bersama Mitra Kerja

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:26 WIB

Amos Hutauruk menilai Erick Thohir harus bertanggung jawab dan mendesak Ketua Umum PSSI mundur.

Headline

Timnas Garuda Keok, Erick Thohir Didesak Mundur

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:08 WIB