Skandal Korupsi Dispora Bekasi: CBA Desak Kejagung Ambil Alih, Walikota Diduga Terlibat

- Editor

Senin, 16 Juni 2025 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah tersangka korupsi Dispora Kota Bekasi yang berhasil diamankan Kejari Kota Bekasi. (Foto: Mam)

Sejumlah tersangka korupsi Dispora Kota Bekasi yang berhasil diamankan Kejari Kota Bekasi. (Foto: Mam)

JAKARTA, Mediakarya – Pusat kajian anggaran, Center for Budget Analysis (CBA), mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) segera mengambil alih kasus dugaan korupsi pengadaan alat-alat olahraga di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi Tahun Anggaran 2023.

Kasus ini dinilai mandek dan penuh drama, meski Kejaksaan Negeri Kota Bekasi telah menetapkan tiga tersangka. “Kejaksaan Agung harus ambil alih kasus ini karena hingga kini penyidik Pidsus belum berani menyentuh aktor intelektual di balik proyek miliaran tersebut,” tegas Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi kepada wartawan, Senin (16/6/2025).

Uchok menduga, Kejari Kota Bekasi mengalami kebuntuan politik dan struktural karena berada dalam lingkaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Hal ini diduga membuat penyidik ragu menyeret nama-nama besar, seperti Sekretaris Daerah hingga Walikota Bekasi, ke meja pemeriksaan.

“Kalau proyek besar seperti ini, biasanya kepala OPD nunggu arahan. Pertanyaannya: siapa yang beri lampu hijau proyek ini?” tambah Uchok tajam.

Skandal ini makin ramai setelah beredar video viral pesta makan kepiting di kantor PT Cahaya Ilmu Abadi (CIA) di Medansatria, Bekasi. Dalam video tersebut tampak sejumlah petinggi daerah, termasuk Tri Adhianto yang saat itu menjabat sebagai Plt Walikota Bekasi, tengah asyik bersantap dengan para elite Forkopimda. PT CIA sendiri adalah perusahaan yang kini tengah disorot karena terlibat langsung dalam proyek alat olahraga yang diduga dikorupsi.

Baca Juga:  DPR: Manfaatkan Media Sosial dalam Bisnis UMKM

Kesaksian sejumlah saksi pun mengarah ke nama Walikota Bekasi, namun hingga kini belum ada panggilan resmi dari pihak kejaksaan terhadap orang nomor satu di Kota Patriot itu.

“Kalau Kejari tak berani panggil yang bersangkutan, maka Kejagung harus ambil alih atau minimal lakukan supervisi agar semua pihak yang diduga menikmati duit korupsi ini bisa diadili,” pungkas Uchok.

Sebagai informasi, tiga tersangka telah ditetapkan, yakni: AZ (mantan Kepala Dispora Kota Bekasi), MAR (mantan Pejabat Pembuat Komitmen Dispora), AM (Direktur Utama PT CIA)

Kerugian negara Negara Mencapai Rp4.7 Miliar 

Namun publik menilai proses penyidikan masih jauh dari tuntas. Uchok dan CBA meminta Kejagung segera “turun gunung” sebelum kepercayaan publik terhadap lembaga hukum di daerah semakin tergerus.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

MA Putuskan: Suket Penyetaraan SMA Gibran Tidak Sah. Catatan Hukum & Langkah ke Depan
MA Batalkan Suket Pendidikan Gibran, Denny Indrayana Syarat Wapres Tak Terpenuhi
Kuasa Hukum MRN Polisikan Akun Medsos atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Negara Harus Hadir Lindungi 233 Ribu Anggota KSP Kopdit Swastika Sari NTT
Inisiator GNK: Penegakan Korupsi Tidak Ditakuti, Dilawan Dengan Kekuatan Politik Ala Firaun
Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang
Wali Murid SDN Burangkeng 03 Bekasi Tolak Pindah ke SDN Burangkeng 05, Tuntut Kepastian Relokasi
Diduga Miliki KTP Makassar, WNA Malaysia MKB Bebas Berkeliaran di Jakarta

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:48 WIB

MA Putuskan: Suket Penyetaraan SMA Gibran Tidak Sah. Catatan Hukum & Langkah ke Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:38 WIB

MA Batalkan Suket Pendidikan Gibran, Denny Indrayana Syarat Wapres Tak Terpenuhi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Negara Harus Hadir Lindungi 233 Ribu Anggota KSP Kopdit Swastika Sari NTT

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Inisiator GNK: Penegakan Korupsi Tidak Ditakuti, Dilawan Dengan Kekuatan Politik Ala Firaun

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang

Berita Terbaru