Wacana Destinasi Wisata Air Kalimalang Dinilai Abaikan Estetika Kota

- Editor

Rabu, 18 Juni 2025 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum PMPRI Rohimat alias Joker

Ketum PMPRI Rohimat alias Joker

BANDUNG, Mediakarya – Ketua Umum Pemuda Mandiri Peduli Rakyat (PMPR), Rohimat alias Joker mempertanyakan wacana Pemerintah Kota Bekasi yang akan membuka destinasi wisata air di Kalimalang.

Joker mengungkapkan, pembangunan dan pengelolaan wisata air seharusnya mempertimbangkan estetika kota. Hal itu dinilai sangat penting agar kawasan wisata air tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi, tetapi juga berkontribusi pada keindahan dan citra positif kota secara keseluruhan.

Menurut dia, wisata air yang dirancang dengan baik dapat menjadi daya tarik wisata sekaligus mempercantik lingkungan perkotaan. Namun demikian, jika melihat kondisi kalimalang saat ini, dinilai kurang tepat. Pasalnya sarana pendukung wisata air itu kurang memadai.

Sebab, ketika mengembangkan wisata air, penting untuk memperhatikan bagaimana infrastruktur dan aktivitas wisata tersebut akan memengaruhi estetika kota.

Pembangunan fasilitas yang tidak sesuai dengan lingkungan sekitar, seperti bangunan yang terlalu besar atau tidak selaras dengan gaya arsitektur kota, dapat merusak keindahan kota.

Begitu pula dengan pengelolaan sampah dan limbah yang tidak baik, dapat mencemari lingkungan dan mengurangi daya tarik wisata.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa lebar Kalimalang bukan seperti kali atau sungai alam. Sehingga jika destinasi wisata air itu terwujud tentunya akan menyulitkan perahu untuk beroperasi,” kata Joker kepada Harnasnews, Senin (16/6/2025).

Baca Juga:  Anggaran Besar Tapi Tidak Berbanding Lurus Dengan Kinerja

Selain itu, lokasi Kalimalang yang terletak di pinggir jalan utama dan jumlah kendaraannya yang cukup padat, akan menimbulkan polusi udara tinggi. Terlebih jika siang hari, tentunya sangat panas sehingga tidak nyaman bagi para pengunjung.

“Lokasi Kalimalang itu bersinggungan langsung dengan jalan utama kota Bekasi. Dan tentunya akan menyulitkan posisi dermaga naik turun penumpang. Bagaimana caranya para pengunjung menuju lokasi dermaga dan lokasi parkirnya,” katanya.

Tak kalah penting, kata Joker, pengendalian sampah yang akan terjadi di area tersebut, padahal aliran Kalimalang wajib steril karena untuk pasokan air minum Daerah Khusus Jakarta.

“Apakah wacana ini sudah melalui kajian matang dari tim ahli. Jangan hanya mengejar PAD dan seolah Wali Kota Bekasi saat ini memiliki trobosan, namun mengabaikan dampak lingkungan,” katanya.

Joker juga menyebutkan bahwa Kalimalang berfungsi sebagai salah satu sumber air baku untuk kebutuhan air bersih di DKI Jakarta, selain juga menjadi sumber air bagi sebagian warga Bekasi.

Seperti diketahui, air dari Kalimalang yang berasal dari Waduk Jatiluhur, diolah menjadi air minum oleh perusahaan air minum di Jakarta, seperti Palija dan PAM Jaya.

“Jadi tidak semudah itu Pemkot Bekasi memanfaatkan Kalimalang tanpa ada koordinasi dengan pihak-pihak terkait,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Cara Tegur PKL Oleh Wali Kota Bekasi Jadi Sorotan, Ini Kata Pakar Komunikasi Publik
Gusur Bangunan Liar, Camat Medansatria Dicemooh Pernah Terlibat Penyalahgunaan Narkoba
GEMAKU Bogor: KPK Jangan Berhenti di Tengah Jalan
Momen HUT RI Jadi Gelar Doa Bersama Buat Musibah Di NTT
BPKN RI: Meski ada Satgas Keamanan Pangan, Negara Perlu Hadir atasi Keracunan MBG dan Cemaran Lainnya
4 Tips Presentasi Menarik untuk Gaet Banyak Klien di Era 360 Marketing
IPPS Indonesia: Masyarakat Jabar Butuh Lapangan Kerja Bukan Kepala Daerah Penuh Citra
Resah Asap Pabrik, Warga Burangkeng Geruduk CV Energi Bio Pelangi

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Cara Tegur PKL Oleh Wali Kota Bekasi Jadi Sorotan, Ini Kata Pakar Komunikasi Publik

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:33 WIB

Gusur Bangunan Liar, Camat Medansatria Dicemooh Pernah Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:55 WIB

GEMAKU Bogor: KPK Jangan Berhenti di Tengah Jalan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Momen HUT RI Jadi Gelar Doa Bersama Buat Musibah Di NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:46 WIB

BPKN RI: Meski ada Satgas Keamanan Pangan, Negara Perlu Hadir atasi Keracunan MBG dan Cemaran Lainnya

Berita Terbaru