DPPKB Kota Bekasi Berikan Pelayanan KB di Hari Kontrasepsi Internasional Ke-14

- Editor

Kamis, 23 September 2021 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTABEKASI, Mediakarya – Memperingati Hari Kontrasepsi Internasional Ke-14 Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bekasi menyelanggarakan Giat Peringatan Hari Kontrasepsi Internasional yang dirangkaikan dengan Bhakti Sosial Pelayanan KB IUD dan Implant.

Giat tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono, Kepala DPPKB Kota Bekasi Dr Marisi SPd,. M.MPd, Kabid Keluarga Berencana Dra. Mien Aminah,MSi, Kasie Jaminan Pelayanan KB Mulyono, SIP, M.Si beserta jajaran serta Unsur IBI dan IDI Kota Bekasi yang bertempat di Klinik Ratna Komala Bojong Rawalumbu.

Dalam sambutannya, Wiwiek Hargono mengatakan pada kesempatan kali ini Pemerintah Kota Bekasi melalui dinas terkait bekerjasama dengan puskesmas se-Kota Bekasi dan beberapa klinik memfasilitasi bagi seluruh Kader KB dan Akseptor KB agar bisa mendapatkan pelayanan KB secara baik dan gratis.

“Kami harapakan dengan adanya program ini yang dimana bertepatan dengan Hari Kontrasepsi Internasional ke-14 dapat membuat antusias Warga Masyarakat Kota Bekasi khususnya Kader dan akseptor KB dapat meningkat, ini semua guna dapat mengendalikan angka pertumbuhan penduduk yang ada di Kota Bekasi” ujar wiwiek

Baca Juga:  Soal Kawin Kontrak, MUI Bogor Desak Pemkab Bertindak Tegas

Turut bergantian Kepala DPPKB Kota Bekasi Dr. Marisi mengatakan Pelayanan KB berlangsung secara bertahap mulai tanggal 13 September 2021 – 23 September 2021 di puskesmas se-Kota Bekasi, dan target sasaran yang dicapai dalam acara peringatan hari kontrasepsi ke-14 yang jatuh pada tanggal 23 September 2021 yaitu 180 Aseptor KB IUD dan Implant.

“Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan capain program pembangunan keluarga pendudukan dan keluarga berencana (bangga kencana) kesehatan yang diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menangani permasalahan kependudukan dalam rangka mengendalikan laju pertumbuhan penduduk, meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat didaerah khususnya kota Bekasi” ujar marisi

“Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan untuk menurunkan total fertility rate (TFR) menjadi 1,91%, menurunkan UNMETENED (pus tidak ingin anak tapi tidakber-KB) menjadi 8,34%, serta meningkatkan kepesertaan ber-KB CU/PUS menjadi 79,00%” tandasnya

Mengingat kondisi Covid-19 di Kota Bekasi masih belum berlalu kegiatan ini berlangsung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (adv)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Sebanyak 40 Bangli di Atas Aliran Kali Harun Ditertibkan Petugas
Cara Tegur PKL Oleh Wali Kota Bekasi Jadi Sorotan, Ini Kata Pakar Komunikasi Publik
Gusur Bangunan Liar, Camat Medansatria Dicemooh Pernah Terlibat Penyalahgunaan Narkoba
GEMAKU Bogor: KPK Jangan Berhenti di Tengah Jalan
Momen HUT RI Jadi Gelar Doa Bersama Buat Musibah Di NTT
Resah Asap Pabrik, Warga Burangkeng Geruduk CV Energi Bio Pelangi
Penyaluran Bansos Dikeluhkan, SGY Minta Pemerintah Tak Kaku Gunakan Desil
Malam Anugerah MHT–PWI Jaya Diundur, Beri Ruang Persiapan Lebih Matang

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Sebanyak 40 Bangli di Atas Aliran Kali Harun Ditertibkan Petugas

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Cara Tegur PKL Oleh Wali Kota Bekasi Jadi Sorotan, Ini Kata Pakar Komunikasi Publik

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:33 WIB

Gusur Bangunan Liar, Camat Medansatria Dicemooh Pernah Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:55 WIB

GEMAKU Bogor: KPK Jangan Berhenti di Tengah Jalan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Momen HUT RI Jadi Gelar Doa Bersama Buat Musibah Di NTT

Berita Terbaru