Bertolak ke Saudi, Presiden Prabowo Bakal Bahas Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah

- Editor

Selasa, 1 Juli 2025 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto (Ist)

Presiden Prabowo Subianto (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Presiden Prabowo Subianto pekan ini berencana melakukan lawatan kerja ke Arab Saudi guna membahas optimalisasi penyelenggaraan Haji tahun 2026 mendatang dan pembangunan kampung haji di Mekkah untuk para jamaah haji Indonesia.

Keterangan tersebut disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar, Selasa (1/7/2025) saat akan bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Jeddah, Arab Saudi.

“Insyaallah sebentar lagi kami akan bertolak ke Jeddah mendampingi Bapak Presiden untuk membicarakan persoalan haji. Salah satu agendanya adalah rencana pembangunan perkampungan haji Indonesia di Makkah,” kata Nasaruddin Umar lewat keterangan tertulisnya pada Selasa (1/7/2025).

Menurut Nasaruddin, pembangunan perkampungan haji dan umrah menjadi langkah strategis mengingat besarnya jumlah jamaah Indonesia yang beribadah ke Tanah Suci setiap tahunnya.

Saat ini, kurang lebih terdapat 1,5 juta warga Indonesia yang menjalani umrah dan lebih dari 220 ribu orang menunaikan ibadah haji setiap tahunnya. ​Menag Nasaruddin saat konferensi pers menjelang keberangkatannya ke Jeddah, Arab Saudi, Selasa (1/7/2/2025) hari ini.

Baca Juga:  Hari Pers Sedunia, LPKAN Minta Pemerintah Hapus Kesenjangan Media

Keinginan Prabowo untuk membangun perkampungan Indonesia di Kota Makkah juga sebelumnya pernah disampaikan oleh Menag Nasaruddin.

Nasaruddin saat itu mengatakan, kawasan Kampung Indonesia di Makkah bakal menjadi fasilitas atau tempat tinggal khusus yang dapat menekan biaya para jamaah haji dan umrah asal Indonesia. Pembangunan Kampung Indonesia di Arab Saudi merupakan strategi alternatif untuk meningkatkan efisiensi biaya haji dan umrah.

“Kami mulai berpikir sekarang ini soal apa saja yang bisa dilakukan agar lebih efisien dan efektif untuk kepentingan Indonesia di masa depan,” ujar Nasaruddin. (Red)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Sestama BNPB Bungkam Usai Diperiksa KPK
Pembentukan Pansel KPU Bawaslu DPR Tawarkan Dua Skema
Kemensos Pastikan 15 Juta Data Terdaftar di Perlinsos
Musda ke-XI Golkar Nias Selatan: Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dibuka
Besok Nusron Kembali Dipanggil, KPK Pertimbangan Opsi Jemput Paksa
Menteri Haji Angkat 2 Anak Jadi Tenaga Ahli, Ferdinand Hutahaean Sebut Pejabat Sudah Mati Rasa Malu
Pangdam Jaya Lantik 480 Bintara Infanteri TNI AD, Resmikan Aula Gatot Subroto Rindam Jaya
LPKAN: Jangan Biarkan Salah Desil DTSEN Cabut Hak Pendidikan Anak Miskin

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Pembentukan Pansel KPU Bawaslu DPR Tawarkan Dua Skema

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Kemensos Pastikan 15 Juta Data Terdaftar di Perlinsos

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Musda ke-XI Golkar Nias Selatan: Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dibuka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Besok Nusron Kembali Dipanggil, KPK Pertimbangan Opsi Jemput Paksa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Menteri Haji Angkat 2 Anak Jadi Tenaga Ahli, Ferdinand Hutahaean Sebut Pejabat Sudah Mati Rasa Malu

Berita Terbaru