Perusahaan Istri Menteri Gagal Bayar Utang, CBA Desak Prabowo Copot Agus Gumiwang

- Editor

Kamis, 11 September 2025 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur eksekutif Center of Budget Analisis (CBA) Uchok Sky Khadafi

Direktur eksekutif Center of Budget Analisis (CBA) Uchok Sky Khadafi

JAKARTA, Mediakarya– Desakan reshuffle kabinet kian menguat setelah Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita disorot akibat polemik utang perusahaan milik istrinya. Direktur Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, menilai Agus telah mempermalukan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Sorotan muncul dari kasus PT Asiana Senopati, perusahaan properti milik istri Agus, Loemongga Haoemasan. Berdasarkan Putusan Perdamaian No. 880/PN Jaksel tanggal 29 April 2024, perusahaan itu diwajibkan membayar utang Rp76,96 miliar. Namun hingga tenggat Juni 2024, baru Rp2,5 miliar yang dilunasi, sementara sisanya Rp74,46 miliar masih menunggak.

“Agus ini sudah memalukan publik dan pemerintahan Prabowo. Kalau kepada satu orang saja ingkar janji, apalagi kepada presiden. Maka lebih baik dicopot saja Menteri Perindustrian ini,” kata Uchok dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (10/9/2025).

Menurut Uchok, kegagalan memenuhi kewajiban hukum tidak bisa dianggap sekadar urusan bisnis keluarga. Hal itu, katanya, langsung merusak kredibilitas seorang pejabat negara. “Kalau putusan pengadilan saja tidak dipatuhi, bagaimana bisa dipercaya menjalankan amanah besar di pemerintahan?” ujarnya.

Baca Juga:  Uchok Sky Khadafi: Bank Mega Diuntungkan dari Kasus BLBI

Isu ini menambah kuat wacana reshuffle yang santer beredar di lingkaran Istana. Publik menilai Prabowo harus mengambil langkah berani, apalagi Agus merupakan kader Partai Golkar yang menempati posisi strategis di kabinet.

“Kalau Prabowo ingin menunjukkan ketegasan dan pemerintahan yang bersih, Agus harus masuk daftar reshuffle. Jangan sampai masalah pribadi menteri merusak wibawa Presiden,” tegas Uchok.

Hingga berita ini diturunkan, Agus Gumiwang maupun Kementerian Perindustrian belum memberikan tanggapan. Sementara tekanan politik terus menguat, menempatkan Prabowo pada posisi dilematis: mencopot Agus demi citra tegas, atau mempertahankannya dengan risiko guncangan kepercayaan publik terhadap kabinet. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Politisi PKS Geram Atas Tindakan Arogansi Jajaran Polda Jateng
Komisi III Apresiasi Larangan Vape di Lingkungan Polri, Adang Daradjatun: Langkah Tegas Cegah Narkotika
Negara Harus Hadir Lindungi 233 Ribu Anggota KSP Kopdit Swastika Sari NTT
Jangan Umumkan Kebijakan Mentah, Legislator Ini Desak Prabowo Benahi 3 Program Dinilai Bermasalah
Ketua Komisi III: RUU Perampasan Aset Harus Seimbangkan Pemulihan Aset dan Hak Konstitusional Warga
Wacana Pansus Hak Angket Ijazah Gibran Bergulir di Senayan
Golkar Dukung Prabowo 2029 Cawapresnya Belakangan
DPR Minta Akses Pendidikan Merata dan Berkualitas Mendukung Penuh Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:16 WIB

Politisi PKS Geram Atas Tindakan Arogansi Jajaran Polda Jateng

Selasa, 3 November 2026 - 06:53 WIB

Komisi III Apresiasi Larangan Vape di Lingkungan Polri, Adang Daradjatun: Langkah Tegas Cegah Narkotika

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Negara Harus Hadir Lindungi 233 Ribu Anggota KSP Kopdit Swastika Sari NTT

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Jangan Umumkan Kebijakan Mentah, Legislator Ini Desak Prabowo Benahi 3 Program Dinilai Bermasalah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Ketua Komisi III: RUU Perampasan Aset Harus Seimbangkan Pemulihan Aset dan Hak Konstitusional Warga

Berita Terbaru